detikcom

Membongkar Gurita Cikeas

Jika Buku Dilarang, Kubu SBY Panik dan Tidak Tahan Kritikan

Rachmadin Ismail - detikNews
Selasa, 29/12/2009 15:21 WIB
Jakarta Protes sejumlah pihak terhadap buku 'Membongkar Gurita Cikeas: Di Balik Skandal Bank Century' karya George Junus Aditjondro dinilai berlebihan. Bahkan reaksi kubu SBY terhadap buku ini malah dinilai cenderung menunjukkan kepanikan dan tidak tahan terhadap kritikan.

"Kalau buku itu dicekal menunjukkan orang panik. Bangsa ini tidak perlu dipimpin oleh orang panik," kata mantan Ketua PP Muhammadiyah, Syafii Maarif, usai menghadiri acara ulang tahun KPK ke-6 di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (29/12/2009).

Menurut Syafii, proses kritikan terhadap pihak-pihak tertentu yang dilakukan melalui buku tersebut sebaiknya dibiarkan saja. Dia berpendapat, tidak perlu adanya pencekalan bahkan pelarangan bagi beredarnya buku tersebut.

"Lagipula itu bukan buku baru. Sebelumnya juga dia pernah menulis soal kritikan terhadap presiden Soeharto dan Habibie. Jadi biarkan saja," jelas dia.

Hal senada dikatakan rohaniawan Franz Magnis Suseno. Menurut Franz, bila ada pelarangan buku justru semakin menunjukkan sikap SBY dan kroni-kroninya yang tidak tahan dengan kritikan.

Seharusnya, lanjut Franz, protes terhadap buku dilakukan dengan membuat buku tandingan. Lagipula di dalam buku tersebut belum ada pelanggaran undang-undang.

"Itu menunjukkan ada yang takut dengan kritikan atau tuntutan dalam buku itu. Jadi kalau tidak puas buat buku tandingan saja," ucapnya.
(mad/nvc)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel