detikcom

'SBY-Boediono' Hebohkan Malam Refleksi Akhir Tahun di TIM

E Mei Amelia R - detikNews
Senin, 28/12/2009 22:39 WIB
Jakarta Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi (Kompak) memberikan penghargaan kepada sejumlah tokoh dan masyarakat dalam dalam malam Refleksi Akhir Tahun 2009. Sejumlah pementasan seni dihadirkan dalam acara tersebut.

Tokoh Presiden dan Wapres Republik Mimpi, Si Butet Yogya (SBY) dan Buktiono pun turut memeriahkan acara tersebut. Alhasil, ratusan penonton yang hadir di Gedung Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Senin (28/12/2009).

Butet Kertarajasa tampak apik sekali memerankan Presiden SBY dengan gerak-gerik khas SBY. Berikut petikan dialog antara SBY, Buktiono dan Efendi Gazali.

"Saya senang sekali berada di tengah-tengah aktivis yang menghujat saya," kata SBY.

"Tadi bapak dengar?" tanya Efendi.

"Saya selalu mendengarkan, ya mendengarkan tok," kata SBY dengan logat jawanya yang kental dan gelak tawa penonton pun menggema di ruangan tersebut.

"Di sini juga ada Wapres Buktiono. Dulu namanya Boediono, tapi setelah dipanggil pansus jadi Buktiono. Kenapa pak?" tanya Efendi.

"Lha ya buktine ono?" jawab SBY.

"Ini wapres yang dulu sama yang sekarang agak lain," kata Efendi kepada Buktiono.

"Apa kabar pak Buktiono?" tanya SBY.

"Sama dengan bapak (SBY), kalau bapak baik, saya juga baik" kata Buktiono sambil tertunduk malu.

"Aduh pintere" jawab SBY. Dan penonton pun tertawa lagi.

"Kalau bapak (SBY) turun, saya juga turun, " lanjut Buktiono.

"Aseme," jawab SBY.

"Inget bapak, meski kita ini dwi tunggal, kita senasib tapi tak sepenanggungan," lanjut SBY

"Inget kalau ditanya pansus, bapak bilang apa?" tanya SBY ke Buktiono.

"Kalau bapak tahu, saya juga tahu. Kalau saya tahu, bapak juga tahu," jawab Buktiono.

"Pak, tadi ada orasi dari mahasiswa yang meminta turunkan, bapak nggak takut?" tanya

"Dengan aktivis saya cukup berpengalaman dengan para aktivis," kata SBY.

"Caranya gimana pak?" tanya Efendi.

"Ya nanti saya kasih pengurus penempatan TKI nanti kan diem. Gampang, Yang pernah diculik di masa lalu sekarang dijadikan staf ahli. Langsung kan diem. Gampang dek Fendi," kata SBY.

"Pak, menurut bapak, tepat nggak patung Obama kecil di Menteng?" tanya Efendi.

"Ya cocoklah, cuman kan itu patung Obama masa kecil harusnya ditaro anak-anak kecil lainnya," jawab SBY.

"Misalnya Husni Thamrin kecil dan Ali Sadikin kecil?" tanya Efendi.

"Dek Fendi jangan sok tahu. Anggodo kecil. Obama kan sudah mengundang kasih sayang. Anggodo imut juga kan mengundang kasih sayang sampai-sampai polisi aja takut nangkepnya," tandas SBY. (mei/anw)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel