detikcom

Mensesneg: Camry Tidak Efektif Lagi, Sering Masuk Bengkel foto

Nograhany Widhi K - detikNews
Senin, 28/12/2009 15:26 WIB
Jakarta Mensesneg Sudi Silalahi menyatakan alasan pemerintah mengganti mobil pejabat dari jenis Camry menjadi Toyota Crown Royal Saloon 3.000 cc tidak berlebihan. Sebab, mobil Camry yang dibeli lima tahun lalu sering masuk bengkel.

"Usia pakai kendaraan selama lima tahun sudah menunjukkan ketidakefektifan lagi. Digunakan Camry, kita sering kali masuk bengkel," kata Mensesneg di Istana Negara, Jl Veteran, Jakpus, Senin (28/12/2009).

Mensesneg menjelaskan, pengadaan Toyota Crown memang merupakan program pemerintah. Untuk mobil Camry yang lama, kata Mensesneg, akan dikembalikan kepada negara.

Dipilihnya merek Toyota, jelas Mensesneg, dikarenakan mobil buatan Jepang itu mudah, praktis serta suku cadangnya mudah didapat.

"Toyota paling banyak digunakan di Tanah Air. Dulu pernah ada Volvo, sekali masuk bengkel, luar biasa mahalnya," ujarnya.

Ditanya bagaimana jika ada pejabat yang menolak mobil baru, Mensesneg mengatakan itu merupakan hak yang bersangkutan.

"Ya haknya dia kalau nggak mau. Negara sudah menyediakan itu. Kalau nggak mau, ya dia usaha sendiri," tegasnya.

Juru Bicara Kepresiden Julian Adrian Pasha menjelaskan pengadaan mobil tidak berlaku bagi staf khusus presiden. "Staf khusus nggak ada," ujar Julian.
(lrn/nrl)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel