Jembatan Roboh di India, 45 Orang Tewas
Sabtu, 26/12/2009 23:24 WIB
AFP
Kota
45 Orang dilaporkan tewas saat jembatan di India Barat runtuh. Tim penyelamat masih berupaya untuk mencari jenazah para korban yang berada di dasar sungai.
"Sedikitnya 45 orang dikabarkan meninggal dalam kejadian itu," kata seorang pejabat polisi senior, Rajeev Dasot kepada AFP, Sabtu (26/12/2009).
Jumlah tersebut belum ditambah dengan korban yang saat ini berada di rumah sakit. Jika dikalkulasikan, korban tewas akan semakin bertambah hingga 50 orang.
Kepolisian saat ini sedang mengidentifikasi dua perusahaan kontraktor pembangun jembatan tersebut yaitu South Korea's Hyundai Engineering dan Gammon India. Dua orang manajer senior proyek, termasuk satu manager berkewarganegaraan Korea Selatan, telah ditahan.
"Kami akan mengambil tindakan keras sesuai dengan hukum India," katanya.
Pembangunan jembatan tersebut memang sejak awal terlambat setahun. Pemerintah India berjanji akan menangani kasus ini secara serius agar tidak kembali terjadi di kemudian hari.
Kecelakaan mematikan yang melibatkan proyek konstruksi kerap terjadi di India. Dalam catatan PBB, sedikitnya ada 50 ribu jiwa melayang akibat pekerjaan serupa yang kurang memerhatikan keselamatan kerja.
(mad/mad)
"Sedikitnya 45 orang dikabarkan meninggal dalam kejadian itu," kata seorang pejabat polisi senior, Rajeev Dasot kepada AFP, Sabtu (26/12/2009).
Jumlah tersebut belum ditambah dengan korban yang saat ini berada di rumah sakit. Jika dikalkulasikan, korban tewas akan semakin bertambah hingga 50 orang.
Kepolisian saat ini sedang mengidentifikasi dua perusahaan kontraktor pembangun jembatan tersebut yaitu South Korea's Hyundai Engineering dan Gammon India. Dua orang manajer senior proyek, termasuk satu manager berkewarganegaraan Korea Selatan, telah ditahan.
"Kami akan mengambil tindakan keras sesuai dengan hukum India," katanya.
Pembangunan jembatan tersebut memang sejak awal terlambat setahun. Pemerintah India berjanji akan menangani kasus ini secara serius agar tidak kembali terjadi di kemudian hari.
Kecelakaan mematikan yang melibatkan proyek konstruksi kerap terjadi di India. Dalam catatan PBB, sedikitnya ada 50 ribu jiwa melayang akibat pekerjaan serupa yang kurang memerhatikan keselamatan kerja.
(mad/mad)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 23:45 WIB
Keluarga Pramugari Henny Korban Sukhoi Dapat Santunan Rp 25 Juta
-
Sabtu, 26/05/2012 23:16 WIB
Satu Orang Tewas Tertimpa Pohon Akibat Angin Kencang di Medan
-
Sabtu, 26/05/2012 22:36 WIB
Rudenim Manado Terima 35 Imigran Myanmar dari Kendari
-
Sabtu, 26/05/2012 21:53 WIB
Satu Sekolah Tak Lulus UN, Siswa di Langkat Pingsan
-
Sabtu, 26/05/2012 19:49 WIB
Dua Warga Hilang Terseret Banjir Bandang di Bima
-
Sabtu, 26/05/2012 05:00 WIB
Pelaku Penembak Satpam IPB Sempat Beli Sandal Usai Tinggalkan Motor
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Sabtu, 26/05/2012 10:59 WIB
Ini Sketsa Wajah Pelaku Penembakan 2 Satpam IPB
-
Sabtu, 26/05/2012 11:03 WIB
Ini Alasan Mahfud MD Ikut Sambut Bachtiar Chamsyah di Cipinang
-
281 Komentar
-
227 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
