Citra PDIP Akan Rusak Jika Calonkan Ayu Azhari
Jumat, 25/12/2009 16:40 WIB
Jakarta
Fenomena munculnya artis seksi Ayu Azhari di panggung politik dengan mencalonkan diri sebagai wakil bupati Sukabumi melalui PDIP mulai menuai perhatian publik. Pengamat politik asal UGM Gaffar Karim menilai PDIP akan terancam rusak citranya jika memaksakan memasang Ayu sebagai bakal calon wabup yang akan didukung.
"Dalam politik itu kan tidak hanya bagaimana merebut kekuasaan, tetapi juga harus memperhatikan kompetensi. Ini berbahaya buat PDIP kalau dalam memutuskan asal-asalan. Apalagi Ayu baru turun di ladang ini (politik)," kata Gaffar kepada detikcom, Jumat (25/12/2009).
Menurut doktor lulusan Universitas di Australia ini, diterimanya orang-orang seperti Ayu Azhari dalam panggung politik menunjukkan meningkatnya pragmatisme politik dari parpol. Fenomena ini akan menjadikan ruang kaderisasi dan ideologisasi akan semakin pudar karena penghargaan terhadap kader tidak terjadi.
"Ini refleksi dari pragmatisme politik yang makin kuat. Bagi parpol yang penting jabatan politik diperoleh, sehingga asal memasang orang yang terkenal tanpa berfikir dia bisa melakukan apa," paparnya.
Dosen Fisipol UGM ini mengakui ada beberapa artis yang memang punya kemampuan dan kapasitas untuk terjun di dunia politik. tetapi banyak juga artis yang terjun ke dunia politik karena hanya bermodal popularitas semata.
"Banyak artis yang masuk ke politik untuk tujuan mencari jabatan publik. Kalau partai tidak jeli dan terlalu pragmatis akan semakin menjadikan partai itu ditinggalkan publik," tegasnya. (yid/mad)
"Dalam politik itu kan tidak hanya bagaimana merebut kekuasaan, tetapi juga harus memperhatikan kompetensi. Ini berbahaya buat PDIP kalau dalam memutuskan asal-asalan. Apalagi Ayu baru turun di ladang ini (politik)," kata Gaffar kepada detikcom, Jumat (25/12/2009).
Menurut doktor lulusan Universitas di Australia ini, diterimanya orang-orang seperti Ayu Azhari dalam panggung politik menunjukkan meningkatnya pragmatisme politik dari parpol. Fenomena ini akan menjadikan ruang kaderisasi dan ideologisasi akan semakin pudar karena penghargaan terhadap kader tidak terjadi.
"Ini refleksi dari pragmatisme politik yang makin kuat. Bagi parpol yang penting jabatan politik diperoleh, sehingga asal memasang orang yang terkenal tanpa berfikir dia bisa melakukan apa," paparnya.
Dosen Fisipol UGM ini mengakui ada beberapa artis yang memang punya kemampuan dan kapasitas untuk terjun di dunia politik. tetapi banyak juga artis yang terjun ke dunia politik karena hanya bermodal popularitas semata.
"Banyak artis yang masuk ke politik untuk tujuan mencari jabatan publik. Kalau partai tidak jeli dan terlalu pragmatis akan semakin menjadikan partai itu ditinggalkan publik," tegasnya. (yid/mad)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 19:49 WIB
Dua Warga Hilang Terseret Banjir Bandang di Bima
-
Sabtu, 26/05/2012 19:32 WIB
Usai kelulusan UN, Polisi Razia Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru
-
Sabtu, 26/05/2012 19:28 WIB
Dua Tewas Akibat Angin Kencang di Nagan Raya
-
Sabtu, 26/05/2012 19:13 WIB
Satu Pembunuh Wartawan Senior TVRI Ditangkap di Karawang
-
Sabtu, 26/05/2012 19:09 WIB
Mabes TNI: Kalau Ada Mobil Mencurigakan Pakai Pelat TNI, Tanya Saja!
-
Sabtu, 26/05/2012 19:13 WIB
Satu Pembunuh Wartawan Senior TVRI Ditangkap di Karawang
-
Sabtu, 26/05/2012 19:09 WIB
Mabes TNI: Kalau Ada Mobil Mencurigakan Pakai Pelat TNI, Tanya Saja!
-
Sabtu, 26/05/2012 19:01 WIB
Lagi, Ada Mercy Berpelat TNI Tapi Bukan Mobil Dinas
-
Sabtu, 26/05/2012 19:49 WIB
Dua Warga Hilang Terseret Banjir Bandang di Bima
-
280 Komentar
-
246 Komentar
-
241 Komentar
-
225 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
