Infotainment VS Selebritis
PWI Dianggap Menusuk dari Belakang
Selasa, 22/12/2009 18:30 WIB
Jakarta
Luna Maya menjalani hari-hari seperti biasa. Waktunya masih dihabiskan untuk syuting sinetron 'Cinta dan Anugrah' dan pengisi acara program televisi. Tidak ada reaksi berlebihan yang ditunjukkan kekasih Ariel 'Peterpan' itu menyusul gugatan yang dilayangkan sejumlah pekerja infotainment terkait curhatnya di twitter.
"Saat ini Luna sedang sibuk syuting sinetron yang kejar tayang. Tapi saya nggak mau komentar apa-apa soal gugatan terhadapnya. Mendingan tanya saja langsung ke Luna," jelas Vita, manager Luna Maya, saat dihubungi detikcom.
Luna saat ini sedang mengalami masalah hukum. Pasalnya, para pekerja infotainment yang tidak terima disebut "pelacur" oleh Luna di twitter belakangan menggugat Luna.
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jaya sudah melaporkan Luna ke Polda Metro Jaya dengan tuduhan pencemaran baik, fitnah, penghinaan, atau perbuatan tidak menyenangkan. Luna pun diancam pasal 17 dan pasal 45 Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dengan ancaman hukuman maksimal enam tahun penjara dan atau denda Rp 1 miliar.
Laporan PWI Jaya terhadap Luna kemudian menuai kritikan. Pasalnya, UU ITE yang digunakan PWI Jaya dalam menjerat Luna sampai saat ini sedang jadi kontroversi.
"Kami mengecam keras aksi para pekerja tersebut. Hal ini mengancam dan membahayakan kebebasan pers dan berekspresi untuk menyampaikan pendapat. Pekerja infotainment telah membunuh kebebasan berekspresi," ujar Ketua Poros Wartawan Jakarta Wahyu Widodo kepada detikcom.
Menurut Wahyu, UU ITE pasal 27 ayat 3 dan pasal 45 ayat 1 tidak boleh menjerat seseorang karena hanya menuliskan opini di jejaring sosial seperti facebook dan twitter. Karena dampaknya akan membahayakan kebebasan pers dan menyampaikan pendapat.
Apalagi saat ini sejumlah jurnalis sedang berjuang melawan pasal karet tersebut. "Para pekerja infotainment sama saja menusuk perjuangan masyarakat dan wartawan lainnya dengan menggunakan UU tersebut ," tegasnya.
Sikap senada juga diutarakan Aliansi Jurnalis Independen (AJI). Organisasi ini menyesalkan sikap PWI yang melaporkan Luna Maya ke Kepolisian dengan menggunakan UU ITE. Sebab penggunaan UU tersebut
dinilai AJI, bertentangan dengan sikap jurnalis selama ini.
"Kita sayangkan hal itu, karena kita sebagai jurnalis dulu bersama-sama telah mengajukan judicial review UU ITE walaupun ditolak MK. Itukan (UU ITE) bentuk pelarangan kebebasan dalam berekspresi," ujar Sekjen AJI Margiyono.
UU ITE saat ini memang sedang menjadi sorotan kalangan jurnalis. Pasalnya, penerapan UU tersebut bisa menghambat kinerja jurnalistik dan kebebasan berpendapat. Itu sebabnya, ketika infotainment menggunakan UU ITE untuk menjerat Luna Maya, tentangan berdatangan dari sejumlah jurnalis maupun pengguna dunia maya ramai-ramai memberikan dukungan kepada Luna.
Salah satu dukungan terhadap Luna dilakukan dengan membuat akun "Bebaskan Luna dari Jeratan UU ITE" di facebook yang dipelopori AJI. Dukungan lain juga muncul dari akun 'Gerakan 1.000.000 Facebookers Dukung Luna Maya Lawan Infotainment', 'Dukung Luna Maya, Lawan Infotainment', dan 'Revisi UU ITE Pasal 27 Ayat 3 Saat Ini Juga'.
Dukungan terhadap Luna tersebut dianggap Ketua AJI Nezar Patria sangat beralasan. Sebab penggunaan UU ITE yang saat ini dipakai untuk menjerat Luna bisa menjadi boomerang buat jurnalis dan pegiat dunia maya. "UU ITE dampaknya sangat besar bagi terancamnya kebebasan berpendapat. Harusnya PWI mendukung perlawanan terhadap UU ITE bukan malah menggunakan UU tersebut," tandasnya.
Dengan penggunaan UU ITE nasib Luna akan sama seperti Prita Mulyasari yang sebelumnya berurusan dengan Rumah Sakit Omni Internasional. Tidak heran dukungan terhadap Luna saat ini terus berdatangan. Para pendukung Luna maupun Prita merasa khawatir jika UU ITE yang membatasai kebebasan berekspresi dan berpendapat akan bisa menelan banyak korban, bukan hanya Luna dan Prita saja. (ddg/iy)
Dapatkan ulasan lengkap mengenai laporan & investigasi Majalah Detik melalui iPad dan Android tablet Anda



"Saat ini Luna sedang sibuk syuting sinetron yang kejar tayang. Tapi saya nggak mau komentar apa-apa soal gugatan terhadapnya. Mendingan tanya saja langsung ke Luna," jelas Vita, manager Luna Maya, saat dihubungi detikcom.
Luna saat ini sedang mengalami masalah hukum. Pasalnya, para pekerja infotainment yang tidak terima disebut "pelacur" oleh Luna di twitter belakangan menggugat Luna.
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jaya sudah melaporkan Luna ke Polda Metro Jaya dengan tuduhan pencemaran baik, fitnah, penghinaan, atau perbuatan tidak menyenangkan. Luna pun diancam pasal 17 dan pasal 45 Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dengan ancaman hukuman maksimal enam tahun penjara dan atau denda Rp 1 miliar.
Laporan PWI Jaya terhadap Luna kemudian menuai kritikan. Pasalnya, UU ITE yang digunakan PWI Jaya dalam menjerat Luna sampai saat ini sedang jadi kontroversi.
"Kami mengecam keras aksi para pekerja tersebut. Hal ini mengancam dan membahayakan kebebasan pers dan berekspresi untuk menyampaikan pendapat. Pekerja infotainment telah membunuh kebebasan berekspresi," ujar Ketua Poros Wartawan Jakarta Wahyu Widodo kepada detikcom.
Menurut Wahyu, UU ITE pasal 27 ayat 3 dan pasal 45 ayat 1 tidak boleh menjerat seseorang karena hanya menuliskan opini di jejaring sosial seperti facebook dan twitter. Karena dampaknya akan membahayakan kebebasan pers dan menyampaikan pendapat.
Apalagi saat ini sejumlah jurnalis sedang berjuang melawan pasal karet tersebut. "Para pekerja infotainment sama saja menusuk perjuangan masyarakat dan wartawan lainnya dengan menggunakan UU tersebut ," tegasnya.
Sikap senada juga diutarakan Aliansi Jurnalis Independen (AJI). Organisasi ini menyesalkan sikap PWI yang melaporkan Luna Maya ke Kepolisian dengan menggunakan UU ITE. Sebab penggunaan UU tersebut
dinilai AJI, bertentangan dengan sikap jurnalis selama ini.
"Kita sayangkan hal itu, karena kita sebagai jurnalis dulu bersama-sama telah mengajukan judicial review UU ITE walaupun ditolak MK. Itukan (UU ITE) bentuk pelarangan kebebasan dalam berekspresi," ujar Sekjen AJI Margiyono.
UU ITE saat ini memang sedang menjadi sorotan kalangan jurnalis. Pasalnya, penerapan UU tersebut bisa menghambat kinerja jurnalistik dan kebebasan berpendapat. Itu sebabnya, ketika infotainment menggunakan UU ITE untuk menjerat Luna Maya, tentangan berdatangan dari sejumlah jurnalis maupun pengguna dunia maya ramai-ramai memberikan dukungan kepada Luna.
Salah satu dukungan terhadap Luna dilakukan dengan membuat akun "Bebaskan Luna dari Jeratan UU ITE" di facebook yang dipelopori AJI. Dukungan lain juga muncul dari akun 'Gerakan 1.000.000 Facebookers Dukung Luna Maya Lawan Infotainment', 'Dukung Luna Maya, Lawan Infotainment', dan 'Revisi UU ITE Pasal 27 Ayat 3 Saat Ini Juga'.
Dukungan terhadap Luna tersebut dianggap Ketua AJI Nezar Patria sangat beralasan. Sebab penggunaan UU ITE yang saat ini dipakai untuk menjerat Luna bisa menjadi boomerang buat jurnalis dan pegiat dunia maya. "UU ITE dampaknya sangat besar bagi terancamnya kebebasan berpendapat. Harusnya PWI mendukung perlawanan terhadap UU ITE bukan malah menggunakan UU tersebut," tandasnya.
Dengan penggunaan UU ITE nasib Luna akan sama seperti Prita Mulyasari yang sebelumnya berurusan dengan Rumah Sakit Omni Internasional. Tidak heran dukungan terhadap Luna saat ini terus berdatangan. Para pendukung Luna maupun Prita merasa khawatir jika UU ITE yang membatasai kebebasan berekspresi dan berpendapat akan bisa menelan banyak korban, bukan hanya Luna dan Prita saja. (ddg/iy)
Dapatkan ulasan lengkap mengenai laporan & investigasi Majalah Detik melalui iPad dan Android tablet Anda
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Laporan KhususTerbaru
Indeks Laporan Khusus »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Rabu, 16/05/2012 08:50 WIB
Jualan Sukhoi dari Pasar Asemka
-
Sabtu, 26/05/2012 19:13 WIB
Satu Pembunuh Wartawan Senior TVRI Ditangkap di Karawang
-
Sabtu, 26/05/2012 19:09 WIB
Mabes TNI: Kalau Ada Mobil Mencurigakan Pakai Pelat TNI, Tanya Saja!
-
Sabtu, 26/05/2012 19:49 WIB
Dua Warga Hilang Terseret Banjir Bandang di Bima
-
Sabtu, 26/05/2012 17:01 WIB
Pembunuh Paman dan Anak dengan Linggis di Depok Ditangkap Polisi
-
280 Komentar
-
246 Komentar
-
241 Komentar
-
225 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
