Mahasiswa Pekanbaru Tolak Kedatangan Wapres Boediono
Selasa, 22/12/2009 15:07 WIB
Pekanbaru
Puluhan aktivis mahasiswa melakukan aksi demo di depan gedung DPRD Riau. Mereka menolak rencana kedatangan Wapres Boediono sore nanti untuk membuka Rakor Gubernur se-Indonesia.
Para aktivis ini sejak pagi hari telah berkumpul di depan gedung DPRD Riau Jl Sudirman, Pekanbaru. Mereka mendirikan pos yang mereka sebut Posko Anti Korupsi. Para mahasiswa yang juga bergabung Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ini membentangkan spanduk yang intinya menolak kedatangan Boediono.
"Kami menuntut agar Boediono untuk sementara dinonaktifkan. Boediono harus bertanggungjawab dalam skandal korupsi Bank Century. Kalau tidak, sebaiknya SBY mundur saja," teriak mahasiswa dalam orasinya.
Aksi demo puluhan mahasiswa ini menjadi perhatian pihak kepolisian setempat. Polisi mencoba menghadang mahasiswa yang mencoba turun ke badan jalan. Mahasiswa ditahan pihak kepolisian agar tetap di trotoar. Aksi dorong mendorong sempat terjadi.
Polisi terus berusaha menahan mahasiwa agar tidak mengganggu jalannya gladiresik menyambut kedatangan Wapres dari Bandara menuju Hotel Labersa di Kabupaten Kampar tempat pelaksanaan rakor Gubernur se Indonesia.
Aksi saling dorong antara mahasiswa dengan polisi ini sempat memacetkan arus lalu lintas di depan gedung DPRD Riau. Namun belakangan personel polisi bertambah banyak.
Tidak seimbangnya jumlah polisi ini membuat mahasiswa semakin terdesak ke trotoar. Polisi memaksa mereka untuk bubar. Namun sampai saat ini mahasiswa masih bertahan di depan gedung DPRD Riau. Mereka terus berorasi menolak kedatangan Boediono.
(cha/djo)
Para aktivis ini sejak pagi hari telah berkumpul di depan gedung DPRD Riau Jl Sudirman, Pekanbaru. Mereka mendirikan pos yang mereka sebut Posko Anti Korupsi. Para mahasiswa yang juga bergabung Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ini membentangkan spanduk yang intinya menolak kedatangan Boediono.
"Kami menuntut agar Boediono untuk sementara dinonaktifkan. Boediono harus bertanggungjawab dalam skandal korupsi Bank Century. Kalau tidak, sebaiknya SBY mundur saja," teriak mahasiswa dalam orasinya.
Aksi demo puluhan mahasiswa ini menjadi perhatian pihak kepolisian setempat. Polisi mencoba menghadang mahasiswa yang mencoba turun ke badan jalan. Mahasiswa ditahan pihak kepolisian agar tetap di trotoar. Aksi dorong mendorong sempat terjadi.
Polisi terus berusaha menahan mahasiwa agar tidak mengganggu jalannya gladiresik menyambut kedatangan Wapres dari Bandara menuju Hotel Labersa di Kabupaten Kampar tempat pelaksanaan rakor Gubernur se Indonesia.
Aksi saling dorong antara mahasiswa dengan polisi ini sempat memacetkan arus lalu lintas di depan gedung DPRD Riau. Namun belakangan personel polisi bertambah banyak.
Tidak seimbangnya jumlah polisi ini membuat mahasiswa semakin terdesak ke trotoar. Polisi memaksa mereka untuk bubar. Namun sampai saat ini mahasiswa masih bertahan di depan gedung DPRD Riau. Mereka terus berorasi menolak kedatangan Boediono.
(cha/djo)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 19:49 WIB
Dua Warga Hilang Terseret Banjir Bandang di Bima
-
Sabtu, 26/05/2012 19:32 WIB
Lulus UN, Polresta Pekanbaru Razia Tempat Hiburan Malam
-
Sabtu, 26/05/2012 19:28 WIB
Dua Tewas Akibat Angin Kencang di Nagan Raya
-
Sabtu, 26/05/2012 19:13 WIB
Satu Pembunuh Wartawan Senior TVRI Ditangkap di Karawang
-
Sabtu, 26/05/2012 19:09 WIB
Mabes TNI: Kalau Ada Mobil Mencurigakan Pakai Pelat TNI, Tanya Saja!
-
Sabtu, 26/05/2012 19:13 WIB
Satu Pembunuh Wartawan Senior TVRI Ditangkap di Karawang
-
Sabtu, 26/05/2012 19:09 WIB
Mabes TNI: Kalau Ada Mobil Mencurigakan Pakai Pelat TNI, Tanya Saja!
-
Sabtu, 26/05/2012 19:49 WIB
Dua Warga Hilang Terseret Banjir Bandang di Bima
-
Sabtu, 26/05/2012 17:01 WIB
Pembunuh Paman dan Anak dengan Linggis di Depok Ditangkap Polisi
-
280 Komentar
-
246 Komentar
-
241 Komentar
-
225 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
