Selasa, 22/12/2009 12:49 WIB

Kasus Penodongan Pistol

Serba 12 Ala AKP Dewa Widjaya

Gagah Wijoseno - detikNews
Halaman 2 dari 2
Jakarta - Padahal bila ditilik, karir Dewa bisa dikatakan moncer. Meski dikenal dekat dengan mantan petinggi kepolisian, namun apa yang diraihnya dalam meniti jenjang karir, lulusan sekolah penerbang angkatan 1997 ini bisa dikatakan bagus.

Bagaimana tidak, meski bukan lulusan Akpol, AKP Dewa mampu menembus jajaran pimpinan wilayah di kawasan Jakarta. Biasanya, untuk kepala kepolisian tingkat wilayah di Jakarta, diplot untuk lulusan Akpol.

Hingga kemudian pada bulan 12, karir penyuka nomor 12 ini terancam. Meski Dewa telah tegas-tegas membantah segala tudingan yang menimpanya, namun sidang profesi akan segera digelar untuknya.

"Tidak ada itu. Apa tega saya berbuat itu. Semua saya serahkan kepada atasan," terang Dewa mengomentari kasusnya.





Halaman 1 2
(ndr/iy)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/08/2014 12:40 WIB
    ANS Kosasih: Fokus Pelayanan Prima TransJ, Kurangi 1 Juta Perjalanan di 2017
    Gb PT Transportasi Jakarta baru saja dibentuk pada Maret 2014 lalu. PT Transportasi Jakarta ini masih mengalami masa transisi dari BLU UP TransJakarta. Fokus mereka menggunakan teknologi untuk meningkatkan pelayanan menjadi prima hingga bisa mengurangi 1 juta perjalanan di tahun 2017 nanti.
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
90%
Kontra
10%