Detik.com News
Detik.com
Selasa, 22/12/2009 12:49 WIB

Kasus Penodongan Pistol

Serba 12 Ala AKP Dewa Widjaya

Gagah Wijoseno - detikNews
Halaman 2 dari 2
Jakarta - Padahal bila ditilik, karir Dewa bisa dikatakan moncer. Meski dikenal dekat dengan mantan petinggi kepolisian, namun apa yang diraihnya dalam meniti jenjang karir, lulusan sekolah penerbang angkatan 1997 ini bisa dikatakan bagus.

Bagaimana tidak, meski bukan lulusan Akpol, AKP Dewa mampu menembus jajaran pimpinan wilayah di kawasan Jakarta. Biasanya, untuk kepala kepolisian tingkat wilayah di Jakarta, diplot untuk lulusan Akpol.

Hingga kemudian pada bulan 12, karir penyuka nomor 12 ini terancam. Meski Dewa telah tegas-tegas membantah segala tudingan yang menimpanya, namun sidang profesi akan segera digelar untuknya.

"Tidak ada itu. Apa tega saya berbuat itu. Semua saya serahkan kepada atasan," terang Dewa mengomentari kasusnya.





Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ndr/iy)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Segera Revisi PP Ganti Rugi Salah Tangkap Rp 1 Juta!

Ganti rugi Rp 1 juta bagi korban salah tangkap dinilai sudah tidak layak lagi. Ahli pidana UII Dr Mudzakkir mengatakan PP No 27 Tahun 1983 memuat ketentuan yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan sekarang. Untuk itu, Dr Mudzakkir mengusulkan PP itu harus diubah dan memasukkan ganti rugi sesuai dengan kurs terkini. Bila Anda setuju dengan usulan Dr Mudzakkir, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%