Puntung Rokok Penyebab 761 Kebakaran di Jakarta
Senin, 21/12/2009 13:04 WIB
Ilustrasi
Jakarta
761 Kasus kebakaran di ibukota Jakarta sepanjang tahun 2004-2009 disebabkan oleh puntung rokok. Masyarakat yang menyepelekan puntung rokok justru berujung pada akibat yang fatal. Masih berniat merokok?
"Selama kurun 2004-2009, kebakaran yang disebabkan puntung rokok sebanyak
761 kasus. Lainnya, 5.100 kasus kebakaran akibat listrik, disusul dengan
kompor atau gas meledak sebanyak 1.067 kasus," kata Kepala Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana DKI Jakarta, Paimin Napitupulu.
Hal itu disampaikan dia dalam seminar "Penanggulangan Kebakaran dengan Instalasi Listik yang Memenuhi Standar" di Gedung Indonesia Power, Jakarta, Senin (21/12/2009).
Berdasarkan data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penggulangan Bencana di DKI Jakarta dalam 4 tahun terakhir, pada tahun 2006 terjadi 905 kasus kebakaran, tahun 2007 sebanyak 855 kasus, tahun 2008 sebanyak 792 kasus, dan tahun 2009 terjadi sebanyak 809 kasus kebakaran.
Paimin mengungkapkan, saat ini sebanyak 53 Kelurahan di Jakarta masih rawan kebakaran. Kelurahan tersebut antara lain Jatinegara Kaum, Kramat Jati, Penjaringan, Cilincing, Kota Bambu Utara, Kalideres, Manggarai, Cipete Utara, Bukit Duri, Tanah Tinggi, Galur, dan Jati Bunder.
"Hal ini disebabkan karena banyak bangunan di 53 kelurahan itu yang mudah terbakar dan banyak dari warga yang mencuri listrik serta tidak berkualitasnya instalasi listrik yang ada di rumah sehingga terjadi korsleting," ungkap dia. (asp/nvc)
"Selama kurun 2004-2009, kebakaran yang disebabkan puntung rokok sebanyak
761 kasus. Lainnya, 5.100 kasus kebakaran akibat listrik, disusul dengan
kompor atau gas meledak sebanyak 1.067 kasus," kata Kepala Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana DKI Jakarta, Paimin Napitupulu.
Hal itu disampaikan dia dalam seminar "Penanggulangan Kebakaran dengan Instalasi Listik yang Memenuhi Standar" di Gedung Indonesia Power, Jakarta, Senin (21/12/2009).
Berdasarkan data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penggulangan Bencana di DKI Jakarta dalam 4 tahun terakhir, pada tahun 2006 terjadi 905 kasus kebakaran, tahun 2007 sebanyak 855 kasus, tahun 2008 sebanyak 792 kasus, dan tahun 2009 terjadi sebanyak 809 kasus kebakaran.
Paimin mengungkapkan, saat ini sebanyak 53 Kelurahan di Jakarta masih rawan kebakaran. Kelurahan tersebut antara lain Jatinegara Kaum, Kramat Jati, Penjaringan, Cilincing, Kota Bambu Utara, Kalideres, Manggarai, Cipete Utara, Bukit Duri, Tanah Tinggi, Galur, dan Jati Bunder.
"Hal ini disebabkan karena banyak bangunan di 53 kelurahan itu yang mudah terbakar dan banyak dari warga yang mencuri listrik serta tidak berkualitasnya instalasi listrik yang ada di rumah sehingga terjadi korsleting," ungkap dia. (asp/nvc)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 19:49 WIB
Dua Warga Hilang Terseret Banjir Bandang di Bima
-
Sabtu, 26/05/2012 19:32 WIB
Lulus UN, Polresta Pekanbaru Razia Tempat Hiburan Malam
-
Sabtu, 26/05/2012 19:28 WIB
Dua Tewas Akibat Angin Kencang di Nagan Raya
-
Sabtu, 26/05/2012 19:13 WIB
Satu Pembunuh Wartawan Senior TVRI Ditangkap di Karawang
-
Sabtu, 26/05/2012 19:09 WIB
Mabes TNI: Kalau Ada Mobil Mencurigakan Pakai Pelat TNI, Tanya Saja!
-
Sabtu, 26/05/2012 19:13 WIB
Satu Pembunuh Wartawan Senior TVRI Ditangkap di Karawang
-
Sabtu, 26/05/2012 19:09 WIB
Mabes TNI: Kalau Ada Mobil Mencurigakan Pakai Pelat TNI, Tanya Saja!
-
Sabtu, 26/05/2012 19:49 WIB
Dua Warga Hilang Terseret Banjir Bandang di Bima
-
Sabtu, 26/05/2012 17:01 WIB
Pembunuh Paman dan Anak dengan Linggis di Depok Ditangkap Polisi
-
280 Komentar
-
246 Komentar
-
240 Komentar
-
225 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
