Pansus Angket Century
Pertarungan Dua Kekuatan Pendukung SBY
Senin, 21/12/2009 07:11 WIB
Jakarta
Pansus Angket Century di mata pengamat politik Universitas Indonesia (UI), Arbi Sanit merupakan pertarungan dua kekuatan pendukung SBY. Pansus tersebut tak ubahnya pertarungan antara ilmuwan melawan politisi.
"Kekuatan dua golongan pendukung SBY sedang bertarung. Ilmuwan dan politisi, konflik antara Sri Mulyani dan Boediono (ilmuwan) dengan Ical dan Bambang Soesatyo (politisi)," ujar Arbi Sanit saat berbincang dengan detikcom, Senin (21/12/2009).
Pertarungan tersebut bisa terlihat dengan adanya isu rekaman yang menyebutkan jika ada percakapan antara Sri Mulyani dengan pemilik Bank Century, Robert Tantular.
"Sampai imbauan Pansus agar Boediono dan Sri Mulyani nonaktif adalah bukti adanya pertarungan posisi kekuasaaan tersebut," tambahnya.
Menurut Arbi dua kekuatan tersebut selama ini menjadi pendukung setia SBY, sehingga hanya SBY yang bisa menyelesaikan perseteruan di antara keduanya.
"SBY harus bisa mengambil kebijakan yang efektif. Kebijakan tidak menonkatifkan pembantunya itu sudah efektif karena tidak ada alasan yang tepat untuk itu," tambah pria yang kerap menguncir rambutnya ini.
Arbi juga mengingatkan SBY agar harus selalu berhati-hati dan tidak boleh salah mengambil langkah politik dalam perseteruan tersebut. Karena saat ini mereka akan saling mencari kesalahan lawan masing-masing.
"Mereka tentu akan saling mencari kelemahan satu sama lain. Ini juga bisa berdampak pada SBY jika dia salah perhitungan," pungkasnya.
(her/anw)
"Kekuatan dua golongan pendukung SBY sedang bertarung. Ilmuwan dan politisi, konflik antara Sri Mulyani dan Boediono (ilmuwan) dengan Ical dan Bambang Soesatyo (politisi)," ujar Arbi Sanit saat berbincang dengan detikcom, Senin (21/12/2009).
Pertarungan tersebut bisa terlihat dengan adanya isu rekaman yang menyebutkan jika ada percakapan antara Sri Mulyani dengan pemilik Bank Century, Robert Tantular.
"Sampai imbauan Pansus agar Boediono dan Sri Mulyani nonaktif adalah bukti adanya pertarungan posisi kekuasaaan tersebut," tambahnya.
Menurut Arbi dua kekuatan tersebut selama ini menjadi pendukung setia SBY, sehingga hanya SBY yang bisa menyelesaikan perseteruan di antara keduanya.
"SBY harus bisa mengambil kebijakan yang efektif. Kebijakan tidak menonkatifkan pembantunya itu sudah efektif karena tidak ada alasan yang tepat untuk itu," tambah pria yang kerap menguncir rambutnya ini.
Arbi juga mengingatkan SBY agar harus selalu berhati-hati dan tidak boleh salah mengambil langkah politik dalam perseteruan tersebut. Karena saat ini mereka akan saling mencari kesalahan lawan masing-masing.
"Mereka tentu akan saling mencari kelemahan satu sama lain. Ini juga bisa berdampak pada SBY jika dia salah perhitungan," pungkasnya.
(her/anw)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 19:49 WIB
Dua Warga Hilang Terseret Banjir Bandang di Bima
-
Sabtu, 26/05/2012 19:32 WIB
Lulus UN, Polresta Pekanbaru Razia Tempat Hiburan Malam
-
Sabtu, 26/05/2012 19:28 WIB
Dua Tewas Akibat Angin Kencang di Nagan Raya
-
Sabtu, 26/05/2012 19:13 WIB
Satu Pembunuh Wartawan Senior TVRI Ditangkap di Karawang
-
Sabtu, 26/05/2012 19:09 WIB
Mabes TNI: Kalau Ada Mobil Mencurigakan Pakai Pelat TNI, Tanya Saja!
-
Sabtu, 26/05/2012 19:13 WIB
Satu Pembunuh Wartawan Senior TVRI Ditangkap di Karawang
-
Sabtu, 26/05/2012 19:09 WIB
Mabes TNI: Kalau Ada Mobil Mencurigakan Pakai Pelat TNI, Tanya Saja!
-
Sabtu, 26/05/2012 19:49 WIB
Dua Warga Hilang Terseret Banjir Bandang di Bima
-
Sabtu, 26/05/2012 17:01 WIB
Pembunuh Paman dan Anak dengan Linggis di Depok Ditangkap Polisi
-
280 Komentar
-
246 Komentar
-
240 Komentar
-
225 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
