Tak Cuma Kritik, Buyung Beri 4 Saran untuk RPP Penyadapan
Sabtu, 19/12/2009 19:50 WIB
Jakarta
Meski sempat bersitegang dengan Menkominfo Tifatul Sembiring soal RPP penyadapan, Adnan Buyung Nasution tidak ingin disebut hanya sebagai tukang kritik. Buyung juga mengajukan 4 saran terkait RPP Penyadapan tersebut.
"Pertama, timing (waktu) saat ini tidak tepat mengeluarkan RPP Penyadapan apalagi terhadap KPK. Kita lihat masyarakat sedang sensitif dengan segala upaya untuk membatasi atau melemahkan KPK," kata Buyung saat dihubungi, Sabtu (19/12/2009).
Kedua, aturan soal penyadapan mestinya dilakukan melalui UU bukan dengan PP. Ketiga, aturan internal KPK soal penyadapan perlu diperketat, agar tidak mudah disalahgunakan.
"Agar kasus Antasari yang melakukan penyadapan terhadap kasus yang tidak terkait korupsi tidak lagi diulangi," jelasnya.
Sedangkan, terakhir, pengacara senior ini menyarankan, agar KPK membentuk Komite Pengawasan untuk Penyadapan. Komite ini berada di bawah naungan internal KPK yang diisi oleh aktivis antikorupsi.
"RPP itu intervensi, padahal KPK independen. Biarkan KPK sendiri membuat aturan internal SOP yang lebih ketat. Sementara untuk pengawasan, silakan diatur dalam SOP secara internal adanya lembaga kontrol di dalam KPK atau disebut komite pengawas yang terdiri dari tokoh-tokoh masyarakat," imbuh Anggota Dewan Pertimbangan Presiden ini.
Sebelumnya, Buyung sempat bersitegang dengan Menkominfo Tifatul Sembiring gara-gara RPP Penyadapan. Buyung mengatakan, jangan-jangan Tifatul juru bicara koruptor karena terus ingin mengesahkan RPP Penyadapan. Pernyataan ini kemudian ditanggapi Tifatul dengan mengatakan akan memensiunkan segera Adnan Buyung. (ape/gah)
"Pertama, timing (waktu) saat ini tidak tepat mengeluarkan RPP Penyadapan apalagi terhadap KPK. Kita lihat masyarakat sedang sensitif dengan segala upaya untuk membatasi atau melemahkan KPK," kata Buyung saat dihubungi, Sabtu (19/12/2009).
Kedua, aturan soal penyadapan mestinya dilakukan melalui UU bukan dengan PP. Ketiga, aturan internal KPK soal penyadapan perlu diperketat, agar tidak mudah disalahgunakan.
"Agar kasus Antasari yang melakukan penyadapan terhadap kasus yang tidak terkait korupsi tidak lagi diulangi," jelasnya.
Sedangkan, terakhir, pengacara senior ini menyarankan, agar KPK membentuk Komite Pengawasan untuk Penyadapan. Komite ini berada di bawah naungan internal KPK yang diisi oleh aktivis antikorupsi.
"RPP itu intervensi, padahal KPK independen. Biarkan KPK sendiri membuat aturan internal SOP yang lebih ketat. Sementara untuk pengawasan, silakan diatur dalam SOP secara internal adanya lembaga kontrol di dalam KPK atau disebut komite pengawas yang terdiri dari tokoh-tokoh masyarakat," imbuh Anggota Dewan Pertimbangan Presiden ini.
Sebelumnya, Buyung sempat bersitegang dengan Menkominfo Tifatul Sembiring gara-gara RPP Penyadapan. Buyung mengatakan, jangan-jangan Tifatul juru bicara koruptor karena terus ingin mengesahkan RPP Penyadapan. Pernyataan ini kemudian ditanggapi Tifatul dengan mengatakan akan memensiunkan segera Adnan Buyung. (ape/gah)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 00:50 WIB
Kapal Kargo di Pelabuhan Sunda Kelapa Terbakar
-
Sabtu, 26/05/2012 23:45 WIB
Keluarga Pramugari Henny Korban Sukhoi Dapat Santunan Rp 25 Juta
-
Sabtu, 26/05/2012 23:16 WIB
Satu Orang Tewas Tertimpa Pohon Akibat Angin Kencang di Medan
-
Sabtu, 26/05/2012 22:36 WIB
Rudenim Manado Terima 35 Imigran Myanmar dari Kendari
-
Sabtu, 26/05/2012 21:53 WIB
Satu Sekolah Tak Lulus UN, Siswa di Langkat Pingsan
-
Sabtu, 26/05/2012 05:00 WIB
Pelaku Penembak Satpam IPB Sempat Beli Sandal Usai Tinggalkan Motor
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Sabtu, 26/05/2012 10:59 WIB
Ini Sketsa Wajah Pelaku Penembakan 2 Satpam IPB
-
Sabtu, 26/05/2012 11:03 WIB
Ini Alasan Mahfud MD Ikut Sambut Bachtiar Chamsyah di Cipinang
-
282 Komentar
-
230 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
