Perpres Pemangkasan 3 Ribu Posisi Jaksa Diajukan Januari
Sabtu, 19/12/2009 14:45 WIB
Semarang
Pemangkasan 3 ribu posisi jaksa dipastikan bakal terjadi. Perpres soal itu diajukan Januari 2010 mendatang.
"Sebelum 16 Januari 2010, perpresnya kita ajukan," kata Jaksa Agung Hendarman Supandji di sela Munas Ika Undip di Gedung Soedharto, Undip Tembalang, Semarang, Sabtu (19/12/2009).
Hendarman menyebutkan posisi yang dipangkas mulai dari bidang pembinaan, pengawasan, intelejen, pidana khusus, pidana umum, hingga datun. Totalnya, sekitar 3 ribu posisi.
Tiga bulan setelah peraturan pemangkasan diteken presiden, kejaksaan bergerak cepat dengan mengevaluasi sistem. "Cara kerja diperbaiki agar tidak berbelit dan waktu penanganan kasus dibatasi waktu," katanya.
Pemangkasan itu telah dikaji selama setahun terakhir. Jadi, lanjut Hendarman, kebijakan ini tidak diambil secara mendadak. Sejauh ini, tidak ada resistensi terhadap pelaksanaannya.
"Saat saya bawa ke raker, saya jelaskan, dan semua sepakat," ungkapnya.
Hendarman mengakui dua tahun terakhir ada banyak masalah di institusi yang dipimpinnya. Mulai dari kasus Jaksa Urip hingga kasus Bibit-Chandra. Salah satu cara memperbaiki kondisi itu adalah pemangkasan posisi atau biasa disebut reformasi birokrasi.
"Ini semua dilakukan secara gradual. Ada tahapan dua tahun, lima tahun. Kita menyadari institusi ini memang perlu diperbaiki," imbuhnya.
(try/gah)
"Sebelum 16 Januari 2010, perpresnya kita ajukan," kata Jaksa Agung Hendarman Supandji di sela Munas Ika Undip di Gedung Soedharto, Undip Tembalang, Semarang, Sabtu (19/12/2009).
Hendarman menyebutkan posisi yang dipangkas mulai dari bidang pembinaan, pengawasan, intelejen, pidana khusus, pidana umum, hingga datun. Totalnya, sekitar 3 ribu posisi.
Tiga bulan setelah peraturan pemangkasan diteken presiden, kejaksaan bergerak cepat dengan mengevaluasi sistem. "Cara kerja diperbaiki agar tidak berbelit dan waktu penanganan kasus dibatasi waktu," katanya.
Pemangkasan itu telah dikaji selama setahun terakhir. Jadi, lanjut Hendarman, kebijakan ini tidak diambil secara mendadak. Sejauh ini, tidak ada resistensi terhadap pelaksanaannya.
"Saat saya bawa ke raker, saya jelaskan, dan semua sepakat," ungkapnya.
Hendarman mengakui dua tahun terakhir ada banyak masalah di institusi yang dipimpinnya. Mulai dari kasus Jaksa Urip hingga kasus Bibit-Chandra. Salah satu cara memperbaiki kondisi itu adalah pemangkasan posisi atau biasa disebut reformasi birokrasi.
"Ini semua dilakukan secara gradual. Ada tahapan dua tahun, lima tahun. Kita menyadari institusi ini memang perlu diperbaiki," imbuhnya.
(try/gah)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 00:50 WIB
Kapal Kargo di Pelabuhan Sunda Kelapa Terbakar
-
Sabtu, 26/05/2012 23:45 WIB
Keluarga Pramugari Henny Korban Sukhoi Dapat Santunan Rp 25 Juta
-
Sabtu, 26/05/2012 23:16 WIB
Satu Orang Tewas Tertimpa Pohon Akibat Angin Kencang di Medan
-
Sabtu, 26/05/2012 22:36 WIB
Rudenim Manado Terima 35 Imigran Myanmar dari Kendari
-
Sabtu, 26/05/2012 21:53 WIB
Satu Sekolah Tak Lulus UN, Siswa di Langkat Pingsan
-
Sabtu, 26/05/2012 05:00 WIB
Pelaku Penembak Satpam IPB Sempat Beli Sandal Usai Tinggalkan Motor
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Sabtu, 26/05/2012 10:59 WIB
Ini Sketsa Wajah Pelaku Penembakan 2 Satpam IPB
-
Sabtu, 26/05/2012 11:03 WIB
Ini Alasan Mahfud MD Ikut Sambut Bachtiar Chamsyah di Cipinang
-
282 Komentar
-
229 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
