detikcom

Kasus Century

Demokrat Anggap Rekomendasi Nonaktif Terlalu Dini

Ramadhian Fadillah - detikNews
Jumat, 18/12/2009 18:48 WIB
Jakarta Partai Demokrat menilai terlalu dini bagi Pansus Angket Century untuk mengeluarkan surat rekomendasi penonaktifan terhadap Sri Mulyani dan Boediono. Namun terhadap surat imbauan, Demokrat mengaku bisa menerimanya.

"Kalau rekomendasi itu terlalu dini. Kita baru mendapat laporan dari BPK. Kita juga belum pernah memanggil atau memeriksa pejabat yang terlibat. Tapi kalau imbauan itu win-win solution bagi kita semuat," ujar anggota Pansus dari Partai Demokrat Gondo Radityo Gambiro dalam jumpa pers di Restoran, Pulau Dua, Senayan Jakarta, Minggu (18/12/2009).

Dudi, begitu ia biasa disapa menjelaskan keberatan Partai Demokrat bukan karena ingin berusaha menyelamatkan Boediono, Sri Mulyani atau para pejabat yang diduga terkait kasus ini. Demokrat pun meminta agar kasus ini dibuka sejelas-jelasnya.

"Kita ingin ini dibuka. Belum apa-apa saja dulu, partai kita sudah dituduh menerima uang. Kita ingin kejelasan ke mana uangnya," jelasnya.

Menurut Dudi, sebelum mengeluarkan rekomendasi. Pansus hak angket harus melakukan klarifikasi lebih dulu. Minimal meminta keterangan dan memanggil Boediono dan Sri Mulyani.

"Kita klarifikasi dua belah pihak. Jangan asal cepat saja," pungkasnya. (rdf/mad)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel