detikcom
Jumat, 18/12/2009 11:47 WIB

Voucher Hadiah bagi Pasangan yang Ingin Bercerai

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Foto: Daily Mail
London - Sebuah firma hukum di Inggris menawarkan hadiah tak lazim bagi setiap pasangan suami istri yang kurang harmonis. Menjelang Natal kali ini, mereka menawarkan sebuah voucher hadiah bagi setiap pasangan yang ingin bercerai.

Demikian seperti dilansir AFP, Jumat (18/12/2009).

Sebuah firma hukum di London, bernama Lloyd Platt & Company menyebut voucher hadiah perceraian ini sebagai kado 'must have' (harus dimiliki) tahun ini. Dengan voucher tersebut, para pembeli bisa mendapatkan sesi konsultasi seputar perceraian dengan pengacara selama setengah atau satu jam.

"Natal bisa menjadi saat yang penuh tekanan bagi keluarga seiring dengan meningkatnya jumlah pasangan yang meminta nasihat perceraian di bulan Januari. Isu voucher ini cepat menyebar di masyarakat dan nampaknya menjadi barang yang dicari-cari karena sebutannya sebagai kado Natal 'must have'," ujar pengacara senior firma hukum Lloyd Platt & Company, Vanessa Lloyd Platt.

Dengan dihargai sekitar Rp 1,9 juta (125 Poundsterling) plus pajak, firma ini telah berhasil menjual 54 buah voucher dalam 3 minggu. Para pembeli meliputi para suami, istri, dan orang-orang yang menggunakan voucher ini sebagai saran bagi teman dan keluarganya yang sedang bermasalah dengan pernikahannya.

Namun demikian, pemberian voucher ini juga mendapatkan kritikan. Voucher ini dianggap mendorong orang untuk lebih memilih bercerai ketimbang menyelesaikan masalah mereka melalui konseling. Tapi, firma Lloyd Platt membantahnya. Menurut mereka, voucher ini menawarkan bermacam solusi dan perceraian hanya salah satu di antaranya.
Praktek penimbunan BBM melibatkan oknum aparat keamanan. Seperti apa modusnya? Tonton "Reportase Investigasi", Minggu, 26 Mei 2013, pukul 16.45, hanya di TRANSTV

(nvc/asy)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    55%
    Kontra
    45%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000