Sidang Antasari
Peneror Nasrudin Sesungguhnya akan Terbongkar Pekan Depan?
Kamis, 17/12/2009 19:12 WIB
Jakarta
Saksi ahli informasi teknologi (IT) dalam sidang kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen, Agus Harsoyo, memperagakan bagaimana 2 HP yang tidak dikendalikan pemiliknya bisa saling mengirim dan menerima SMS. Pertanyaannya, apakah ahli bisa mengetahui siapa sesungguhnya pengirim SMS berisi ancaman terhadap Nasrudin, karena Antasari membahtah sebagai pengirim pesan pendek tersebut?
"Bisa," kata Agung singkat yang kemudian disambut tepuk tangan pengunjung sidang kasus pembunuhan Nasrudin dengan terdakwa Antasari di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Kamis (17/12/2009).
Antasari dan para pengacaranya tampak terkejut mendengar pengakuan Agung. Sementara jaksa penuntut umum yang berada di barisan samping kanan ruang sidang terdiam tanpa bisa berkata-kata.
"Kalau bisa, apa yang saudara perlukan di sini?" tanya pengacara Antasari, Juniver Girsang.
"Secara bertahap kami dapat melihat terlebih dahulu dengan HP penerima (Nasrudin)," jawab ahli dari Institut Teknologi Bandung (ITB) itu yang ditemani saksi ahli lainnya, Aldo Agustian.
Juniver melanjutkan, karena saksi mampu membongkar siapa pengirim SMS teror yang diterima Nasrudin itu, ia meminta jaksa menghadirkan barang bukti HP Nasrudin. Namun, jaksa mengaku tidak bisa menunjukkan, karena tidak dibawa.
"Kecuali kalau sebelumnya penasehat hukum memeberitahukan, akan kami bawa?" kata Cirus.
Juniver yang tampak penasaran mengatakan, pihaknya berharap HP Nasrudin itu dapat diuji oleh ahli dalam persidangan kali ini. Sebab kedua ahli tersebut datang jauh-jauh dari Bandung, Jawa Barat.
"Dengan segala hormat, apa yang kami mohonkan supaya dalam sidang ini diperlihatkan untuk memperoleh kebenaran materiil. Kami minta handset yang menjadi bukti itu diperlihatkan dan diuji kebenarannya," imbuh pengacara Antasari lainnya, Hotma Sitompoel.
Menurut Juniver, jika HP milik Nasrudin tidak dibuka, kasus pembunuhan yang dialami oleh Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) itu tidak akan jelas dan kliennya hanya akan menjadi korban. Pengungkapan siapa pemilik nomor pengancam Nasrudin juga dapat membuka motivasi pelaku di balik pelenyapan nyawa pria asal Makassar itu.
Jaksa M Pandiangan sempat mempertanyakan apakah saksi ahli mempunyai SOP untuk menyelidiki barang bukti di pengadilan. Juniver menyahut bahwa saksi hanya membutuhkan penetapan dari majelis hakim untuk membongkar HP Nasrudin tersebut.
"Jadi majelis hakim sepanjang dengan barangbukti silahkan. Saya kira tidak perlu penetapan. Kalau operator (seluler) itu sudah di luar konteks. Pengadilan ini kan sederhana," kata Hakim.
Sayangnya, majelis hakim memutuskan barang bukti tersebut dapat diajukan pada persidangan berikutnya. Kedua ahli itu pun akan kembali dihadirkan pada Kamis (22/12) untuk menyelidiki HP Nasrudin. Siapa sesungguhnya peneror suami Rhani Juliani tersebut? Tunggu minggu depan!
(irw/anw)
"Bisa," kata Agung singkat yang kemudian disambut tepuk tangan pengunjung sidang kasus pembunuhan Nasrudin dengan terdakwa Antasari di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Kamis (17/12/2009).
Antasari dan para pengacaranya tampak terkejut mendengar pengakuan Agung. Sementara jaksa penuntut umum yang berada di barisan samping kanan ruang sidang terdiam tanpa bisa berkata-kata.
"Kalau bisa, apa yang saudara perlukan di sini?" tanya pengacara Antasari, Juniver Girsang.
"Secara bertahap kami dapat melihat terlebih dahulu dengan HP penerima (Nasrudin)," jawab ahli dari Institut Teknologi Bandung (ITB) itu yang ditemani saksi ahli lainnya, Aldo Agustian.
Juniver melanjutkan, karena saksi mampu membongkar siapa pengirim SMS teror yang diterima Nasrudin itu, ia meminta jaksa menghadirkan barang bukti HP Nasrudin. Namun, jaksa mengaku tidak bisa menunjukkan, karena tidak dibawa.
"Kecuali kalau sebelumnya penasehat hukum memeberitahukan, akan kami bawa?" kata Cirus.
Juniver yang tampak penasaran mengatakan, pihaknya berharap HP Nasrudin itu dapat diuji oleh ahli dalam persidangan kali ini. Sebab kedua ahli tersebut datang jauh-jauh dari Bandung, Jawa Barat.
"Dengan segala hormat, apa yang kami mohonkan supaya dalam sidang ini diperlihatkan untuk memperoleh kebenaran materiil. Kami minta handset yang menjadi bukti itu diperlihatkan dan diuji kebenarannya," imbuh pengacara Antasari lainnya, Hotma Sitompoel.
Menurut Juniver, jika HP milik Nasrudin tidak dibuka, kasus pembunuhan yang dialami oleh Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) itu tidak akan jelas dan kliennya hanya akan menjadi korban. Pengungkapan siapa pemilik nomor pengancam Nasrudin juga dapat membuka motivasi pelaku di balik pelenyapan nyawa pria asal Makassar itu.
Jaksa M Pandiangan sempat mempertanyakan apakah saksi ahli mempunyai SOP untuk menyelidiki barang bukti di pengadilan. Juniver menyahut bahwa saksi hanya membutuhkan penetapan dari majelis hakim untuk membongkar HP Nasrudin tersebut.
"Jadi majelis hakim sepanjang dengan barangbukti silahkan. Saya kira tidak perlu penetapan. Kalau operator (seluler) itu sudah di luar konteks. Pengadilan ini kan sederhana," kata Hakim.
Sayangnya, majelis hakim memutuskan barang bukti tersebut dapat diajukan pada persidangan berikutnya. Kedua ahli itu pun akan kembali dihadirkan pada Kamis (22/12) untuk menyelidiki HP Nasrudin. Siapa sesungguhnya peneror suami Rhani Juliani tersebut? Tunggu minggu depan!
(irw/anw)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 23:45 WIB
Keluarga Pramugari Henny Korban Sukhoi Dapat Santunan Rp 25 Juta
-
Sabtu, 26/05/2012 23:16 WIB
Satu Orang Tewas Tertimpa Pohon Akibat Angin Kencang di Medan
-
Sabtu, 26/05/2012 22:36 WIB
Rudenim Manado Terima 35 Imigran Myanmar dari Kendari
-
Sabtu, 26/05/2012 21:53 WIB
Satu Sekolah Tak Lulus UN, Siswa di Langkat Pingsan
-
Sabtu, 26/05/2012 19:49 WIB
Dua Warga Hilang Terseret Banjir Bandang di Bima
-
Sabtu, 26/05/2012 05:00 WIB
Pelaku Penembak Satpam IPB Sempat Beli Sandal Usai Tinggalkan Motor
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Sabtu, 26/05/2012 10:59 WIB
Ini Sketsa Wajah Pelaku Penembakan 2 Satpam IPB
-
Sabtu, 26/05/2012 11:03 WIB
Ini Alasan Mahfud MD Ikut Sambut Bachtiar Chamsyah di Cipinang
-
282 Komentar
-
228 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
