Tanah Terakhir Dikeruk, BKT Tembus Laut
Kamis, 17/12/2009 12:00 WIB
BKT (Foto: Dikhy S/detikcom)
Jakarta
Karena terdesak dan semakin terhimpit proyek pembangunan Banjir Kanal Timur (BKT), 30 warga Pondok Kelapa memilih membongkar sendiri rumah semi permanennya. Rumah dari triplek, kayu dan atap asbes tersebut dibongkar sejak Kamis (17/12/2009) pagi.
Gerobak-gerobak disiapkan untuk membawa material bangunan itu untuk membangun rumah ditempat baru.
"Saya di sini cuma ngontrak tanah. Disuruh pergi ya pergi. Sudah dapat tanah pengganti di Kalimalang," kata Sodikin (36), salah satu penghuni yang berprofesi sebagai pemulung.
Bangunan tersebut berdiri diatas proyek BKT 'Paket 255'. Secara
administratif masuk RT 7/ RW 6 Pondok Kelapa, Duren Sawit. Mereka menempati lahan sepanjang 300 meter dan tinggal satu-satunya area yang belum dikeruk.
Hanya saja, pemilik tanah masih bersikeras untuk mempertahankan karena
mengaku belum dibayar ganti rugi. Tetapi mereka memilih berjuang lewat jalur hukum daripada menggunakan kekerasan melawan petugas di lapangan.
"Percuma kita melawan. Jumlah mereka lebih banyak. Lewat pengadilan saja,"
ucap Kidan (65), salah satu pemilik tanah.
Bila 'Paket 255' ini selesai dikeruk, dipastikan akhir Desember BKT sudah
mengalir sampai laut Jakarta. BKT merupakan salah satu upaya untuk
meminimalisir ancaman banjir di area Jakarta Timur dan sebagian Utara.
Wilayah yang akan terbantu bebas dari banjir seperti Kebon Nanas, sebagian
Kampung Melayu, Kelapa Gading hingga Sunter.
(Ari/nwk)
Gerobak-gerobak disiapkan untuk membawa material bangunan itu untuk membangun rumah ditempat baru.
"Saya di sini cuma ngontrak tanah. Disuruh pergi ya pergi. Sudah dapat tanah pengganti di Kalimalang," kata Sodikin (36), salah satu penghuni yang berprofesi sebagai pemulung.
Bangunan tersebut berdiri diatas proyek BKT 'Paket 255'. Secara
administratif masuk RT 7/ RW 6 Pondok Kelapa, Duren Sawit. Mereka menempati lahan sepanjang 300 meter dan tinggal satu-satunya area yang belum dikeruk.
Hanya saja, pemilik tanah masih bersikeras untuk mempertahankan karena
mengaku belum dibayar ganti rugi. Tetapi mereka memilih berjuang lewat jalur hukum daripada menggunakan kekerasan melawan petugas di lapangan.
"Percuma kita melawan. Jumlah mereka lebih banyak. Lewat pengadilan saja,"
ucap Kidan (65), salah satu pemilik tanah.
Bila 'Paket 255' ini selesai dikeruk, dipastikan akhir Desember BKT sudah
mengalir sampai laut Jakarta. BKT merupakan salah satu upaya untuk
meminimalisir ancaman banjir di area Jakarta Timur dan sebagian Utara.
Wilayah yang akan terbantu bebas dari banjir seperti Kebon Nanas, sebagian
Kampung Melayu, Kelapa Gading hingga Sunter.
(Ari/nwk)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 23:45 WIB
Keluarga Pramugari Henny Korban Sukhoi Dapat Santunan Rp 25 Juta
-
Sabtu, 26/05/2012 23:16 WIB
Satu Orang Tewas Tertimpa Pohon Akibat Angin Kencang di Medan
-
Sabtu, 26/05/2012 22:36 WIB
Rudenim Manado Terima 35 Imigran Myanmar dari Kendari
-
Sabtu, 26/05/2012 21:53 WIB
Satu Sekolah Tak Lulus UN, Siswa di Langkat Pingsan
-
Sabtu, 26/05/2012 19:49 WIB
Dua Warga Hilang Terseret Banjir Bandang di Bima
-
Sabtu, 26/05/2012 05:00 WIB
Pelaku Penembak Satpam IPB Sempat Beli Sandal Usai Tinggalkan Motor
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Sabtu, 26/05/2012 10:59 WIB
Ini Sketsa Wajah Pelaku Penembakan 2 Satpam IPB
-
Sabtu, 26/05/2012 11:03 WIB
Ini Alasan Mahfud MD Ikut Sambut Bachtiar Chamsyah di Cipinang
-
282 Komentar
-
228 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
