Kwik: Dana BUMN di Bank Century Bisa Terindikasi Korupsi
Kamis, 17/12/2009 02:20 WIB
Jakarta
Mengapa ada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mau menyimpan dana hingga sebesar Rp 412 miliar di Bank bermasalah seperti Bank Century? Mungkinkah ada indikasi korupsi?
Pakar ekonomi Kwik Kian Gie menegaskan indikasi korupsi bisa saja terjadi karena dalam proses penyimpanan tersebut muncul keanehan.
"Jadi kalau dikatakan ada indikasi korupsi ya memang ada. Sesuatu yang tidak logis pasti ada yang tidak beres," kata Kwik usai peluncuran buku Bibit Samad Rianto berjudul Koruptor Go To Hell, di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (16/12/2009)malam.
Mantan menteri era Megawati ini menambahkan, KPK punya kewenangan untuk mengusut adanya indikasi korupsi itu. Sebab, sebelumnya sudah ada beberapa kasus serupa dimana BUMN menyimpan uang disejumlah bank yang ternyata hasil korupsi.
"Kalau kita lihat dulu ada kasus Jamsostek, dirutnya dipenjara karena menebar uang dimana-mana. Setelah diteliti lebih dalam ternyata ada korupsi,"ungkapnya.
Kwik juga merasa heran mengapa para pimpinan BUMN tersebut mau menyimpan dana di bank yang sudah jelas bermasalah seperi Century. Bahkan dengan jumlah yang cukup besar hingga mencapai Rp 412 miliar.
"Secara nalar sulit dipahami bahwa ada perusahan milik negara melakukan hal seperti itu. Mereka kan juga diisi oleh bisnisman yang mengerti usaha, seharusnya mereka mengerti Bank Century sudah busuk sejak awal," tutupnya.
Sebelumnya, Masyarakat Anti Korupsi (MAKI) mendesak agar KPK mengusut temuan dana BUMN di Bank Century. Ada sekitar 5 BUMN yang datanya disampaikan oleh MAKI. Mereka adalah Jamsotek (Rp 212 miliar), Telkom (165 miliar), Perkebunan Nusatara (Rp 10 miliar), Asabri (Rp 5 miliar) dan WIKA (Rp 20 miliar). (mpr/Rez)
Pakar ekonomi Kwik Kian Gie menegaskan indikasi korupsi bisa saja terjadi karena dalam proses penyimpanan tersebut muncul keanehan.
"Jadi kalau dikatakan ada indikasi korupsi ya memang ada. Sesuatu yang tidak logis pasti ada yang tidak beres," kata Kwik usai peluncuran buku Bibit Samad Rianto berjudul Koruptor Go To Hell, di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (16/12/2009)malam.
Mantan menteri era Megawati ini menambahkan, KPK punya kewenangan untuk mengusut adanya indikasi korupsi itu. Sebab, sebelumnya sudah ada beberapa kasus serupa dimana BUMN menyimpan uang disejumlah bank yang ternyata hasil korupsi.
"Kalau kita lihat dulu ada kasus Jamsostek, dirutnya dipenjara karena menebar uang dimana-mana. Setelah diteliti lebih dalam ternyata ada korupsi,"ungkapnya.
Kwik juga merasa heran mengapa para pimpinan BUMN tersebut mau menyimpan dana di bank yang sudah jelas bermasalah seperi Century. Bahkan dengan jumlah yang cukup besar hingga mencapai Rp 412 miliar.
"Secara nalar sulit dipahami bahwa ada perusahan milik negara melakukan hal seperti itu. Mereka kan juga diisi oleh bisnisman yang mengerti usaha, seharusnya mereka mengerti Bank Century sudah busuk sejak awal," tutupnya.
Sebelumnya, Masyarakat Anti Korupsi (MAKI) mendesak agar KPK mengusut temuan dana BUMN di Bank Century. Ada sekitar 5 BUMN yang datanya disampaikan oleh MAKI. Mereka adalah Jamsotek (Rp 212 miliar), Telkom (165 miliar), Perkebunan Nusatara (Rp 10 miliar), Asabri (Rp 5 miliar) dan WIKA (Rp 20 miliar). (mpr/Rez)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Foto Lain
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 13:40 WIB
Jelang Pilkada DKI, Alex Noerdin Diangkat Jadi Dewan Kehormatan MKGR
-
Minggu, 27/05/2012 13:38 WIB
Polisi: Konser Lady Gaga Hanya Kurang Izin dari Dinas Pariwisata
-
Minggu, 27/05/2012 13:23 WIB
Komisi III DPR: Konser Lady Gaga Batal Terganjal Persyaratan
-
Minggu, 27/05/2012 13:20 WIB
Polisi Bantu Promotor Amankan Refund Tiket Konser Lady Gaga
-
Minggu, 27/05/2012 13:18 WIB
Andi Nurpati Soal Grasi Corby: SBY Tak Langgar UU, Tak Layak Disoal
-
Minggu, 27/05/2012 12:45 WIB
Kisah Hasidah di Pulau Terluar Indonesia, 1 Rumah 2 Negara
-
Minggu, 27/05/2012 13:23 WIB
Komisi III DPR: Konser Lady Gaga Batal Terganjal Persyaratan
-
Minggu, 27/05/2012 11:14 WIB
Konser Lady Gaga Batal!
-
Minggu, 27/05/2012 11:40 WIB
Konser Batal, Refund Tiket Lady Gaga 100 Persen
-
559 Komentar
-
288 Komentar
-
254 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
