detikcom

Suhu Dingin di Madinah, 'Koor' Batuk di Masjid Nabawi

M. Rizal Maslan - detikNews
Rabu, 16/12/2009 00:26 WIB
Madinah Suhu di kota Madinah Al Munawarah yang dingin mencapai 14 derajat Celcius ini menyebabkan timbulnya gejala batuk-batuk yang dialami jamaah haji. Batuk para jamaah haji yang mirip 'koor' ini terdengar menggema di dalam Masjid Nabawi.

Demikian pantauan detikcom bersama tim Media Center Haji (MCH) lainnya ketika berada di dalam Masjid Nabawi, terutama ketika waktu salat, di Madinah, Selasa (15/12/2009).

Batuk para jamaah haji atau jamaah tetap masjid ini saling bersahut-sahutan satu sama lain. Mulai dari batuk yang kering sampai batuk basah, hingga batuk yang nyaring bunyinya sampai yang sekedar berdehem saja. Mirip koor, memang.

"Padahal kemarin baik-baik saja di Makkah, begitu bangun tadi malam untuk bersiap tahajud, tenggorokan terasa sakit," kata salah seorang jamaah haji asal Balikpapan, Siti Aisyah yang mengaku baru tiba di Madinah, Senin (14/12) malam.

Menurut Siti, sejak di pemondokannya di Makkah, ia dan jamaah lain sudah diberi tahu ketua rombongan tentang cuaca Madinah terkini. "Tapi saya tak menduga bakal sedingin ini," ujarnya.

Apalagi, pagi itu Siti mengaku tidak kebagian tempat di dalam masjid karena sudah penuh. Di pelataran, lantai yang dingin beradu dengan udara yang suhunya di bawah 13 derajat Celcius. "Dingin serasa masuk ke sumsum tulang," terangnya.

Menurut Kepala Balai Pengobatan Haji Indonesia Madinah, dr Ade Median Ambari, batuk dan flu ringan yang mulai menjangkiti jamaah haji Indonesia di Madinah bisa berbahaya apabila penyakit yang menyerang infeksi saluran pernapasan atas tersebut menjadi gangguan pada saluran pernapasan bawah. Sehingga penderita akan mengalami sesak napas atau gangguan kesehatan lainnya dan harus dirawat secara
khusus.

Untuk itu, Ade mengingatkan, agar jamaah memperkuat daya tahan tubuh dengan mengkonsumsi makanan tinggi karbohidrat dan protein, minum air putih 3 liter perhari, memakai baju hangat, dan memakai masker. Jamaah juga diimbau untuk istirahat cukup dan tidak memaksakan diri datang ke Masjid Nabawi pada dini hari untuk salat subuh karena waktu salat subuh baru pukul 05.30 WAS.

"Jamaah yang melakukan Salat Arba'in jangan memaksakan diri salat subuh datang pada pukul 02.00 WAS dini hari, karena udara sangat dingin," pesan Ade.

Sementara itu, cuaca di Madinah sendiri berkisar antara 26 derajat Celsius pada siang hari hingga 14 derajat Celsius pada malam hari, dengan kelembaban 41 persen. Berdasarkan prakiraan cuaca, Kota Rasul ini akan terus bertambah dingin hingga akhir tahun 2009, hingga mencapai 5 derajat Celsius.

Untuk mengatasi dinginnya udara, jamaah pun disarankan mengenakan jaket tebal, meskipun sebagian jamaah Indonesia mengenakan jaket seragam. Selain itu, jamaah yang merasa kedinginan juga dapat mengenakan alat penutup telinga mirip earphone yang dapat mengurangi dingin yang menyebabkan menggigil.

Tidak hanya itu, sebagian jamaah lainnya mengenakan topi khusus untuk mengatasi udara dingin lengkap dengan slayernya. Sementara sebagian lainnya bahkan membawa selimut tidur ke dalam masjid. Jamaah yang tak punya selimut bahkan mengenakan kain ihram sebagai selimut.

(zal/nvc)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel