Selasa, 15/12/2009 17:54 WIB

Pansus Angket Century Pangkas Anggaran Jadi Rp 2,7 Miliar

Laurencius Simanjuntak - detikNews
Jakarta - Selain menetapkan nama-nama saksi yang akan diperiksa, rapat konsultasi pimpinan Pansus Angket Bank Century dan fraksi juga membahas soal anggaran. Pansus memangkas anggaran yang sebelumnya Rp 5 miliar menjadi Rp 2,7 miliar.

"Berapa yang harus diusulkan, sekitar Rp 2,7 miliar. Tapi saya berharap ini efisien," kata Wakil Ketua Pansus Angket Bank Century, Yahya Sancawirya, dalam jumpa pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (15/12/2009).

Yahya menjelaskan, jumlah Rp 2,7 miliar sudah termasuk komponen-komponen seperti 8 tenaga ahli dan logistik rapat.

"Kita kasih insentif kepada tenaga-tenaga ahli yang dampingi kita selama berhari-hari," ujar Yahya.

Berikut 8 nama tenaga ahli yang melekat pada Pansus:

1.Khairansyah Salman (mantan auditor BPK)
2.Andi Asmara
3.Deni Damuri
4.Sukoyo
5.Indra Pahlevi
6.Inosentius Samsul
7.Sulasi Rongiyati
8.Dian Cahyaningrum


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(lrn/yid)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
38%
Kontra
62%
MustRead close