Senin, 14/12/2009 10:54 WIB

Friends of Obama Minta Publik Ambil Sisi Positif Patung Obama video foto

Anwar Khumaini - detikNews
Foto: Hery Winarno/detikcom
Jakarta - Ketua Yayasan Friends of Obama, Ron Muller, menyayangkan adanya penolakan patung Obama kecil di Taman Menteng. Menurutnya, masyarakat harus melihat sisi positif dari pembangunan patung tersebut.

"Jangan dipandang negatif," kata Ron Muller dalam perbincangan dengan detikcom, Senin (14/12/2009).

"Tolong bagi orang yang anti dengan patung ini, tolong lihat sisi positifnya. Berita ini sudah tersebar ke mana-mana di seluruh dunia. Dunia internasional jadi tahu Taman Menteng sekarang," imbuh pria yang juga masih keturunan Indonesia.

Dibuatnya patung Obama di Taman Menteng, menurut Muller, semata-mata untuk menceritakan bahwa salah seorang pemimpin dunia, Barack Obama dulu pernah tinggal di Indonesia. Barry, begitu panggilan Obama di masa kecil, telah menghabiskan waktunya untuk bermain, sekolah dan tinggal di Indonesia.

"Barry tinggal 4 tahun di sini, punya hubungan batin dengan Indonesia. Dia main di Menteng, punya banyak teman orang Indonesia dan cinta RI. Dan ini anak Barry pergi ke AS dan jadi Presiden AS, salah satu negara yang paling kuat di dunia. Ini bisa jadi inspirasi anak Indonesia," papar Muller.

Jika ada pihak yang menanyakan apa jasa Obama untuk Indonesia, Muller mengatakan, "Obama membuat image yang sangat bagus untuk Indonesia. Dalam berbagai kesempatan dia bilang, "saya sekolah di Indonesia, saya makan nasi goreng, makan petai, saya cinta Indonesia."

Dia mengaku shock dengan adanya penolakan ini. Dia berharap, masyarakat Indonesia bisa memahami dan berpikir positif dengan dibangunnya patung Obama kecil.

"Ini adalah permulaan, silakan nanti pasang patung tokoh-tokoh Indonesia lain," tandasnya.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(anw/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%