Lihat Hujan Meteor Gemini Yuk!
Sabtu, 12/12/2009 08:45 WIB
Ilustrasi
Jakarta
Anda tentu tidak ingin melewatkan momen ini. Hujan meteor Gemini akan nampak di langit dini hari nanti. Puluhan cahaya meteor setiap detiknya bisa dilihat hanya dengan mata telanjang.
Peneliti Utama Astronomi-Astrofisika LAPAN Bandung Thomas Djamaluddin mengatakan, hujan meteor Gemini muncul karena memang adanya rasi bintang Gemini. Pemandangan indah tersebut akan menghiasi langit mulai dini hari nanti hingga tanggal 17 Desember 2009.
"Bisa terlihat mulai dini hari sampai pukul 03.00 WIB," jelasnya kepada detikcom melalui telepon, Sabtu (12/12/2009) pagi .
Thomas menjelaskan, untuk bisa melihat hujan meteor tersebut memang ada syarat yang diperlukan. Seperti kondisi langit cerah, tidak mendung atau terhalang.
"Kalau lebih bagus cari tempat yang luas untuk memandang langit," ujarnya.
Bahkan kalau bisa, Anda bisa mematikan seluruh cahaya lampu rumah Anda untuk bisa melihat cahaya meteor dengan sempurna.
Menurut Thomas, hujan meteor Gemini secara penampakan tidak jauh berbeda dengan bintang jatuh. Namun, bedanya Anda tidak hanya melihat satu dua cahaya dalam satu kali penampakan tapi bisa mencapai puluhan cahaya.
"Silahkan nanti cari dulu rasi gemininya. Meteor itu akan mengarah ke sana," imbuhnya.
Keunikannya, lanjut Thomas, meteor ini berasal bukan berasal dari zat meteor terkait sisa debu komet. Melainkan, berasal dari sebuah asteroid Phaeton.
"Puncaknya nanti bisa kita lihat tanggal 14 Desember," pungkasnya.
(ape/ape)
Peneliti Utama Astronomi-Astrofisika LAPAN Bandung Thomas Djamaluddin mengatakan, hujan meteor Gemini muncul karena memang adanya rasi bintang Gemini. Pemandangan indah tersebut akan menghiasi langit mulai dini hari nanti hingga tanggal 17 Desember 2009.
"Bisa terlihat mulai dini hari sampai pukul 03.00 WIB," jelasnya kepada detikcom melalui telepon, Sabtu (12/12/2009) pagi .
Thomas menjelaskan, untuk bisa melihat hujan meteor tersebut memang ada syarat yang diperlukan. Seperti kondisi langit cerah, tidak mendung atau terhalang.
"Kalau lebih bagus cari tempat yang luas untuk memandang langit," ujarnya.
Bahkan kalau bisa, Anda bisa mematikan seluruh cahaya lampu rumah Anda untuk bisa melihat cahaya meteor dengan sempurna.
Menurut Thomas, hujan meteor Gemini secara penampakan tidak jauh berbeda dengan bintang jatuh. Namun, bedanya Anda tidak hanya melihat satu dua cahaya dalam satu kali penampakan tapi bisa mencapai puluhan cahaya.
"Silahkan nanti cari dulu rasi gemininya. Meteor itu akan mengarah ke sana," imbuhnya.
Keunikannya, lanjut Thomas, meteor ini berasal bukan berasal dari zat meteor terkait sisa debu komet. Melainkan, berasal dari sebuah asteroid Phaeton.
"Puncaknya nanti bisa kita lihat tanggal 14 Desember," pungkasnya.
(ape/ape)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Minggu, 27/05/2012 00:50 WIB
Kapal Kargo di Pelabuhan Sunda Kelapa Terbakar
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
282 Komentar
-
234 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
