Polisi Bantah Senpi & Peluru di Tubuh Nasrudin Tak Cocok
Jumat, 11/12/2009 15:06 WIB
Jakarta
Mabes Polri memastikan anak peluru yang bersarang di tubuh Nasrudin Zulkarnaen identik dengan selongsong senjata yang dijadikan bukti dalam kasus pembunuhan Direktur Putra Rajawali Banjaran (PRB) itu. Anak peluru itu berkaliber 38.
"Kita lakukan uji balistik. Ternyata identik, sama anak peluru yang ada di korban maupun senjata yang ditemukan," kata Kepala Departemen Balistik Metalurgi Forensik, Kombes Pol Amri Kamil di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (11/12/2009).
Saksi ahli balistik A Simanjuntak, Kamis (10/12/2009) kemarin menyatakan peluru yang digunakan menembak Nasrudin tidak cocok dengan jenis pistol yang diperlihatkan JPU. Peluru tersebut merupakan 9 mm, sedangkan anak peluru dari pistol SNW berjenis revolver yang dijadikan bukti kalibernya 38.
Amri memastikan polisi telah melakukan semua prosedur untuk menentukan jenis peluru di tubuh Nasrudin. "Pertama dari olah TKP, jarak tembak, terkena tembakan, sudut tembak, dan menyangkut masalah anak peluru. Setelah kita olah, kita tahu anak peluru yang disita penyidik dari dokter forensik kita teliti ternyata itu peluru 38," katanya.
Setelah itu, lanjut Amri, pihaknya kemudian memberikannya ke reserse. Reserse kemudian mencari senjatanya. "Yang tahu balistik itu Puslabfor. Ada alatnya. Lengkap dan super canggih. Alat bukti tidak pernah bohong. Apa yang disita penyidik itu yang kita periksa, hasilnya seperti itu," jelasnya.
(amd/iy)
"Kita lakukan uji balistik. Ternyata identik, sama anak peluru yang ada di korban maupun senjata yang ditemukan," kata Kepala Departemen Balistik Metalurgi Forensik, Kombes Pol Amri Kamil di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (11/12/2009).
Saksi ahli balistik A Simanjuntak, Kamis (10/12/2009) kemarin menyatakan peluru yang digunakan menembak Nasrudin tidak cocok dengan jenis pistol yang diperlihatkan JPU. Peluru tersebut merupakan 9 mm, sedangkan anak peluru dari pistol SNW berjenis revolver yang dijadikan bukti kalibernya 38.
Amri memastikan polisi telah melakukan semua prosedur untuk menentukan jenis peluru di tubuh Nasrudin. "Pertama dari olah TKP, jarak tembak, terkena tembakan, sudut tembak, dan menyangkut masalah anak peluru. Setelah kita olah, kita tahu anak peluru yang disita penyidik dari dokter forensik kita teliti ternyata itu peluru 38," katanya.
Setelah itu, lanjut Amri, pihaknya kemudian memberikannya ke reserse. Reserse kemudian mencari senjatanya. "Yang tahu balistik itu Puslabfor. Ada alatnya. Lengkap dan super canggih. Alat bukti tidak pernah bohong. Apa yang disita penyidik itu yang kita periksa, hasilnya seperti itu," jelasnya.
(amd/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 13:40 WIB
Jelang Pilkada DKI, Alex Noerdin Diangkat Jadi Dewan Kehormatan MKGR
-
Minggu, 27/05/2012 13:38 WIB
Polisi: Konser Lady Gaga Hanya Kurang Izin dari Dinas Pariwisata
-
Minggu, 27/05/2012 13:23 WIB
Komisi III DPR: Konser Lady Gaga Batal Terganjal Persyaratan
-
Minggu, 27/05/2012 13:20 WIB
Polisi Bantu Promotor Amankan Refund Tiket Konser Lady Gaga
-
Minggu, 27/05/2012 13:18 WIB
Andi Nurpati Soal Grasi Corby: SBY Tak Langgar UU, Tak Layak Disoal
-
Minggu, 27/05/2012 12:45 WIB
Kisah Hasidah di Pulau Terluar Indonesia, 1 Rumah 2 Negara
-
Minggu, 27/05/2012 13:23 WIB
Komisi III DPR: Konser Lady Gaga Batal Terganjal Persyaratan
-
Minggu, 27/05/2012 11:14 WIB
Konser Lady Gaga Batal!
-
Minggu, 27/05/2012 11:40 WIB
Konser Batal, Refund Tiket Lady Gaga 100 Persen
-
559 Komentar
-
288 Komentar
-
254 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
