Serahkan Pada Menkominfo, Hendarman Enggan Komentari RPP Penyadapan
Kamis, 10/12/2009 22:53 WIB
Jakarta
Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Penyadapan yang tengah disusun pemerintah saat ini menuai pro-kontra banyak pihak. Namun tidak seperti yang lainnya, Jaksa Agung Hendarman Supandji justru enggan mengomentarinya. Menurutnya, hal itu menjadi kewenangan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) saat ini.
"Tentunya karena masih rencana, tanggapan saya, saya tidak akan menyampaikan ke publik. Karena yang paling tahu kewenangannya Menkominfo," ujar Hendarman usai Pelantikan Kajati Bali di Sasana Burhanuddin Lopa, Kejagung, Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Kamis (10/12/2009).
Terhadap RPP ini, Hendarman hanya menjelaskan bahwa pembahasannya sudah dilakukan sejak zaman Menkominfo masih dijabat oleh Muhammad Nuh. Saat itu, lanjutnya, kejaksaan telah turut serta dalam pembahasannya.
"Zamannya Pak Menkominfo yang lama, itu kerangka, bentuk sudah ada. Kejaksaan ikut dalam pembahasan itu di tingkat Kasubdit Jampidum, tapi akan dilakukan pemaparan, sudah selesai itu," jelas dia.
Namun, saat akan dilakukan pemaparan di depan menteri-menteri terkait, terkendala oleh waktu, yaitu adanya pergantian menteri. "Batal, karena waktunya belum, ada pergantian menteri," tuturnya.
Meskipun demikian, Hendarman menegaskan dirinya telah menyampaikan pendapatnya perihal RPP Penyadapan kepada tim RPP. Tapi sayangnya, dia tetap enggan menanggapi RPP ini di depan wartawan.
"Nanti kalau sudah PP-nya keluar, silahkan ditanggapi. Kalau sekarang tidak bisa karena bukan kotak saya. Kalau saya nanti sudah pensiun dari JA (Jaksa Agung), baru saya komentar," tutupnya.
(nvc/mad)
"Tentunya karena masih rencana, tanggapan saya, saya tidak akan menyampaikan ke publik. Karena yang paling tahu kewenangannya Menkominfo," ujar Hendarman usai Pelantikan Kajati Bali di Sasana Burhanuddin Lopa, Kejagung, Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Kamis (10/12/2009).
Terhadap RPP ini, Hendarman hanya menjelaskan bahwa pembahasannya sudah dilakukan sejak zaman Menkominfo masih dijabat oleh Muhammad Nuh. Saat itu, lanjutnya, kejaksaan telah turut serta dalam pembahasannya.
"Zamannya Pak Menkominfo yang lama, itu kerangka, bentuk sudah ada. Kejaksaan ikut dalam pembahasan itu di tingkat Kasubdit Jampidum, tapi akan dilakukan pemaparan, sudah selesai itu," jelas dia.
Namun, saat akan dilakukan pemaparan di depan menteri-menteri terkait, terkendala oleh waktu, yaitu adanya pergantian menteri. "Batal, karena waktunya belum, ada pergantian menteri," tuturnya.
Meskipun demikian, Hendarman menegaskan dirinya telah menyampaikan pendapatnya perihal RPP Penyadapan kepada tim RPP. Tapi sayangnya, dia tetap enggan menanggapi RPP ini di depan wartawan.
"Nanti kalau sudah PP-nya keluar, silahkan ditanggapi. Kalau sekarang tidak bisa karena bukan kotak saya. Kalau saya nanti sudah pensiun dari JA (Jaksa Agung), baru saya komentar," tutupnya.
(nvc/mad)
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Minggu, 27/05/2012 00:50 WIB
Kapal Kargo di Pelabuhan Sunda Kelapa Terbakar
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
282 Komentar
-
234 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
