Asian Parliamentary Assembly
Dari yang Serius Hingga Gila Belanja
Kamis, 10/12/2009 09:01 WIB
Mahasiswa pendamping delegasi
Bandung
Di tempat sidang Asian Parliamentary Assembly (APA), banyak anak muda yang wira-wiri. Mereka adalah mahasiswa pendamping para delegasi. Mulai dari mendampingi sidang, sampai jalan-jalan.
Menjadi liasson officer untuk segenap delegasi APA tentulah tugas yang gampang-gampang susah. Untuk itu dikerahkanlah sekitar 30-an mahasiswa akademi pariwisata NHI Bandung. Mereka menjadi pendamping para delegasi 26 negara di setiap kesempatan.
"Kita harus memastikan mereka tidak terlambat untuk setiap agenda APA. Kita telepon pagi-pagi supaya bangun," kata Iqbal (20) dalam perbincangan di Hotel Savoy Homann, Bandung, Kamis (10/12/2009).
Mendampingi anggota DPR tentu punya pengalaman berbeda dari setiap negara. Iqbal harus mendampingi delegasi Korea Utara, gayanya tentu berbeda dengan delegasi-delegasi lainnya.
"Korea Utara maunya serius melulu. Datang ke sini benar-benar untuk ikut sidang APA. Teman saya yang mendampingi anggota DPR Kamboja malah diminta menemani jalan-jalan keliling Bandung. Belanja gitu deh, pulang jam 1 malam. Vietnam juga suka jalan-jalan," kata Iqbal.
Anggota DPR Korut juga sangat sensitif soal keamanan. Mereka meragukan keamanan Hotel Preanger tempat mereka menginap walaupun hanya di seberang Hotel Savoy Homann.
"Mereka sampai minta personal security untuk Ketua DPR-nya. Tapi saya bilang setiap hotel sudah ditambah pengamanan dari polisi," ujarnya.
Lain lagi dengan Korea Selatan, Maharani (19) yang menjadi pendampingnya mengatakan anggota DPR Korsel lebih rileks dari Korut. Namun mereka cukup cerewet, misalnya saja mengenai agenda sidang yang berubah. Pendamping jadi ikut diomeli.
"Sekretarisnya panikan. Saya jadi kebawa panik cari-cari jadwal sidang yang paling terbaru. Ribet deh," kata Maharani.
Menurut dia, rekannya yang mendampingi delegasi negara-negara Arab malah bekerja lebih santai. Mereka lebih cuek terhadap agenda persidangan APA. Bagi Maharani, Iqbal dan teman-temannya acara semacam ini adalah pengalaman yang sangat penting. Mereka tidak memikirkan berapa nanti mereka akan diberi honor.
"Dosen saya juga bilang jangan pikirkan honornya dulu, tapi pengalamannya," pungkas Iqbal.
(fay/nrl)
Menjadi liasson officer untuk segenap delegasi APA tentulah tugas yang gampang-gampang susah. Untuk itu dikerahkanlah sekitar 30-an mahasiswa akademi pariwisata NHI Bandung. Mereka menjadi pendamping para delegasi 26 negara di setiap kesempatan.
"Kita harus memastikan mereka tidak terlambat untuk setiap agenda APA. Kita telepon pagi-pagi supaya bangun," kata Iqbal (20) dalam perbincangan di Hotel Savoy Homann, Bandung, Kamis (10/12/2009).
Mendampingi anggota DPR tentu punya pengalaman berbeda dari setiap negara. Iqbal harus mendampingi delegasi Korea Utara, gayanya tentu berbeda dengan delegasi-delegasi lainnya.
"Korea Utara maunya serius melulu. Datang ke sini benar-benar untuk ikut sidang APA. Teman saya yang mendampingi anggota DPR Kamboja malah diminta menemani jalan-jalan keliling Bandung. Belanja gitu deh, pulang jam 1 malam. Vietnam juga suka jalan-jalan," kata Iqbal.
Anggota DPR Korut juga sangat sensitif soal keamanan. Mereka meragukan keamanan Hotel Preanger tempat mereka menginap walaupun hanya di seberang Hotel Savoy Homann.
"Mereka sampai minta personal security untuk Ketua DPR-nya. Tapi saya bilang setiap hotel sudah ditambah pengamanan dari polisi," ujarnya.
Lain lagi dengan Korea Selatan, Maharani (19) yang menjadi pendampingnya mengatakan anggota DPR Korsel lebih rileks dari Korut. Namun mereka cukup cerewet, misalnya saja mengenai agenda sidang yang berubah. Pendamping jadi ikut diomeli.
"Sekretarisnya panikan. Saya jadi kebawa panik cari-cari jadwal sidang yang paling terbaru. Ribet deh," kata Maharani.
Menurut dia, rekannya yang mendampingi delegasi negara-negara Arab malah bekerja lebih santai. Mereka lebih cuek terhadap agenda persidangan APA. Bagi Maharani, Iqbal dan teman-temannya acara semacam ini adalah pengalaman yang sangat penting. Mereka tidak memikirkan berapa nanti mereka akan diberi honor.
"Dosen saya juga bilang jangan pikirkan honornya dulu, tapi pengalamannya," pungkas Iqbal.
(fay/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Minggu, 27/05/2012 00:50 WIB
Kapal Kargo di Pelabuhan Sunda Kelapa Terbakar
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tewas Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
282 Komentar
-
234 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
