Filipina
8 Tahun Berkuasa, Klan Ampatuan Bantai Lebih 250 Orang
Kamis, 10/12/2009 02:30 WIB
Foto: AFP
Manila
Pembantaian 57 warga sipil dan wartawan di Manguindanao, Filipina, oleh klan Ampatuan 23 November lalu, bukanlah kali pertama. Selama 8 tahun memerintah, kaum 'ningrat' di Filipina Selatan itu telah melakukan pembantaian politik dengan lebih dari 250 orang korban.
Dugaan menggemparkan itu disampaikan oleh Kepala HAM Nasional Filipina sebagai otoritas sah yang menuntut pemimpin Klan Ampatuan dengan dugaan pemberontakan. Seperti dilansir AFP, Rabu (9/12/2009), klan Ampatuan juga pernah melakukan pembunuhan dengan gergaji mesin dengan korban dikubur hidup-hidup.
Polisi Filipina mengatakan, pihaknya telah menetapkan sedikitnya 161 tersangka, termasuk tentara dan polisi jahat yang loyal terhadap klan Ampatuan. Mereka terlibat dalam pembantaian politik yang menewaskan 57 warga sipil 23 November lalu.
Komisioner HAM Leila de Lima mengatakan Ampatuan telah membunuh lebih dari 200 orang selama 8 tahun pemerintahan brutalnya. Pemerintahan Gloria Arroyo mengabaikan hal itu karena Ampatuan adalah sekutu penting bagi Arroyo. Ampatuan ikut membantu memenangkan Arroyo saat Pemilu.
"Setiap orang sudah mengetahui (soal pembunuhan), tetapi mereka mentolerirnya," kata Leila.
"Itulah mengapa kami ingin akuntabilitas sekarang. Tahun-tahun toleransi dan pengabaian selesai," tegasnya.
(lrn/fiq)
Dugaan menggemparkan itu disampaikan oleh Kepala HAM Nasional Filipina sebagai otoritas sah yang menuntut pemimpin Klan Ampatuan dengan dugaan pemberontakan. Seperti dilansir AFP, Rabu (9/12/2009), klan Ampatuan juga pernah melakukan pembunuhan dengan gergaji mesin dengan korban dikubur hidup-hidup.
Polisi Filipina mengatakan, pihaknya telah menetapkan sedikitnya 161 tersangka, termasuk tentara dan polisi jahat yang loyal terhadap klan Ampatuan. Mereka terlibat dalam pembantaian politik yang menewaskan 57 warga sipil 23 November lalu.
Komisioner HAM Leila de Lima mengatakan Ampatuan telah membunuh lebih dari 200 orang selama 8 tahun pemerintahan brutalnya. Pemerintahan Gloria Arroyo mengabaikan hal itu karena Ampatuan adalah sekutu penting bagi Arroyo. Ampatuan ikut membantu memenangkan Arroyo saat Pemilu.
"Setiap orang sudah mengetahui (soal pembunuhan), tetapi mereka mentolerirnya," kata Leila.
"Itulah mengapa kami ingin akuntabilitas sekarang. Tahun-tahun toleransi dan pengabaian selesai," tegasnya.
(lrn/fiq)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Minggu, 27/05/2012 00:50 WIB
Kapal Kargo di Pelabuhan Sunda Kelapa Terbakar
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tewas Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
282 Komentar
-
234 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
