Ban Garuda Kempes
Bandara Polonia Tutup Sampai Pukul 12.50 WIB
Rabu, 09/12/2009 13:12 WIB
ilustrasi
Medan
Administratur Bandara Polonia Medan menyatakan penutupan sementara Bandara Polonia Medan akan berlangsung hingga pukul 12.50 WIB, Rabu (9/12/2009). Batas waktu itu ditetapkan berdasarkan estimasi waktu selesainya perbaikan ban belakang pesawat Garuda Indonesia yang saat ini masih berada di landasan pacu.
Ketua Kelompok Pengawas Operasi Pesawat Udara Robert Hutagalung Administratur Bandara Polonia menyatakan, perbaikan yang dilakukan terhadap pesawat Garuda Indonesia GA 183 adalah penggantian ban belakang. Ada empat unit ban yang diganti.
"Saat ini penggantian sedang berlangsung. Jadi segera setelah selesai diganti dan pesawat sudah bisa ditarik ke avron, maka bandara akan beroperasi seperti biasa," kata Hutagalung kepada wartawan di Bandara Polonia, Rabu siang.
Kerusakan yang dialami pesawat Garuda jenis Boeing 737 – 400 dengan register PK GWT tersebut, kata Hutagalung, karena ban yang kempis saat pesawat sedang melaju untuk take-off, dan belakangan diketahui ada gangguan pada rem dan ban pesawat kempis.
Kondisi diketahui ketika pilot merasakan pesawat miring ke kiri saat pesawat dalam kecepatan 120 knot. Pilot Triatmoko tidak berhasil menyeimbangkan pesawat. Selain itu, kata Hutagalung, kecepatan pesawat juga tidak bisa naik menuju titik maksimal sebagaimana harusnya. Mengetahui ada kerusakan ini, pilot kemudian membatalkan take off, atau dalam istilah penerbangan aborted take-off.
"Kejadiannya sekitar pukul 09.30 WIB. Kemudian para penumpang yang berjumlah 134, termasuk dua bayi, dibawa kembali ke lounge. Tidak ada korban, tidak ada yang terluka dalam kejadian ini," tukas Robert.
(rul/djo)
Ketua Kelompok Pengawas Operasi Pesawat Udara Robert Hutagalung Administratur Bandara Polonia menyatakan, perbaikan yang dilakukan terhadap pesawat Garuda Indonesia GA 183 adalah penggantian ban belakang. Ada empat unit ban yang diganti.
"Saat ini penggantian sedang berlangsung. Jadi segera setelah selesai diganti dan pesawat sudah bisa ditarik ke avron, maka bandara akan beroperasi seperti biasa," kata Hutagalung kepada wartawan di Bandara Polonia, Rabu siang.
Kerusakan yang dialami pesawat Garuda jenis Boeing 737 – 400 dengan register PK GWT tersebut, kata Hutagalung, karena ban yang kempis saat pesawat sedang melaju untuk take-off, dan belakangan diketahui ada gangguan pada rem dan ban pesawat kempis.
Kondisi diketahui ketika pilot merasakan pesawat miring ke kiri saat pesawat dalam kecepatan 120 knot. Pilot Triatmoko tidak berhasil menyeimbangkan pesawat. Selain itu, kata Hutagalung, kecepatan pesawat juga tidak bisa naik menuju titik maksimal sebagaimana harusnya. Mengetahui ada kerusakan ini, pilot kemudian membatalkan take off, atau dalam istilah penerbangan aborted take-off.
"Kejadiannya sekitar pukul 09.30 WIB. Kemudian para penumpang yang berjumlah 134, termasuk dua bayi, dibawa kembali ke lounge. Tidak ada korban, tidak ada yang terluka dalam kejadian ini," tukas Robert.
(rul/djo)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 13:40 WIB
Jelang Pilkada DKI, Alex Noerdin Diangkat Jadi Dewan Kehormatan MKGR
-
Minggu, 27/05/2012 13:38 WIB
Polisi: Konser Lady Gaga Hanya Kurang Izin dari Dinas Pariwisata
-
Minggu, 27/05/2012 13:23 WIB
Komisi III DPR: Konser Lady Gaga Batal Terganjal Persyaratan
-
Minggu, 27/05/2012 13:20 WIB
Polisi Bantu Promotor Amankan Refund Tiket Konser Lady Gaga
-
Minggu, 27/05/2012 13:18 WIB
Andi Nurpati Soal Grasi Corby: SBY Tak Langgar UU, Tak Layak Disoal
-
Minggu, 27/05/2012 12:45 WIB
Kisah Hasidah di Pulau Terluar Indonesia, 1 Rumah 2 Negara
-
Minggu, 27/05/2012 13:23 WIB
Komisi III DPR: Konser Lady Gaga Batal Terganjal Persyaratan
-
Minggu, 27/05/2012 11:14 WIB
Konser Lady Gaga Batal!
-
Minggu, 27/05/2012 11:40 WIB
Konser Batal, Refund Tiket Lady Gaga 100 Persen
-
559 Komentar
-
288 Komentar
-
254 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
