Komnas HAM: Kepolisian Paling Banyak Melakukan Pelanggaran HAM
Senin, 07/12/2009 21:17 WIB
Jakarta
Institusi kepolisian kembali disorot akibat tindakan yang dilakukan oknumnya. Kepolisian menduduki rating tertinggi dalam pelanggaran HAM.
"Pelanggaran HAM tahun ini dilakukan lebih banyak oleh aparat hukum, terutama polisi," ujar Ketua Komnas HAM Ifdhal Kasim di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jl Medan Merdeka Barat, Senin (7/12/2009), usai mengumumkan penghargaan yap thiam tien.
Pelanggaran HAM yang dilakukan oleh oknum kepolisian tersebut dalam catatan Komnas Ham terjadi dalam konteks pembebasan tanah, penangkapan dalam kasus pidana, teroris dan ketika seseorang berada dalam tahanan kepolisian.
"Bentuk kekerasan seperti itu masih terjadi," tegasnya.
Ifdhal juga menyayangkan pemukulan yang dilakukan oknum kepolisian kepada sejarawan JJ Rizal. Kepolisian pun diingatkan kembali akan fungsinya.
"Polisi harus betul-betul tampil sebagai aparat penegak hukum, bukan semata-mata aparat refresif," ujarnya
Komnas HAM pun meminta agar kepolisian memperbaiki cara dalam menangani kerumunan atau aksi massa, baik dalam bentuk di perkebunan, dan demo di jalan, termasuk di tahanan.
"Dalam penanganan kasus kriminal, kita juga ingin, hasil investigasi Komnas bisa disampaikan ke Polri, agar ada tindakan perbaikan. Termasuk ke kompolnas," pungkasnya. (her/rdf)
"Pelanggaran HAM tahun ini dilakukan lebih banyak oleh aparat hukum, terutama polisi," ujar Ketua Komnas HAM Ifdhal Kasim di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jl Medan Merdeka Barat, Senin (7/12/2009), usai mengumumkan penghargaan yap thiam tien.
Pelanggaran HAM yang dilakukan oleh oknum kepolisian tersebut dalam catatan Komnas Ham terjadi dalam konteks pembebasan tanah, penangkapan dalam kasus pidana, teroris dan ketika seseorang berada dalam tahanan kepolisian.
"Bentuk kekerasan seperti itu masih terjadi," tegasnya.
Ifdhal juga menyayangkan pemukulan yang dilakukan oknum kepolisian kepada sejarawan JJ Rizal. Kepolisian pun diingatkan kembali akan fungsinya.
"Polisi harus betul-betul tampil sebagai aparat penegak hukum, bukan semata-mata aparat refresif," ujarnya
Komnas HAM pun meminta agar kepolisian memperbaiki cara dalam menangani kerumunan atau aksi massa, baik dalam bentuk di perkebunan, dan demo di jalan, termasuk di tahanan.
"Dalam penanganan kasus kriminal, kita juga ingin, hasil investigasi Komnas bisa disampaikan ke Polri, agar ada tindakan perbaikan. Termasuk ke kompolnas," pungkasnya. (her/rdf)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Minggu, 27/05/2012 00:50 WIB
Kapal Kargo di Pelabuhan Sunda Kelapa Terbakar
-
Sabtu, 26/05/2012 23:45 WIB
Keluarga Pramugari Henny Korban Sukhoi Dapat Santunan Rp 25 Juta
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Sabtu, 26/05/2012 05:00 WIB
Pelaku Penembak Satpam IPB Sempat Beli Sandal Usai Tinggalkan Motor
-
282 Komentar
-
234 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
