Senin, 07/12/2009 17:30 WIB

Puting Beliung Hantam Dompu, Lebih dari Seribu Rumah Warga Rusak

Kusmayadi - detikNews
ilustrasi
Mataram - Angin puting beliung disertai hujan lebat yang melanda Kabupaten Dompu, NTB, sejak Sabtu (5/12/2009), telah memorak-porandakan lebih dari 1.000 rumah di kabupaten tengah-tengah Pulau Sumbawa itu. Sejumlah fasilitas umum seperti sekolah, kantor pemerintah, masjid dan terminal rusak parah. Namun dilaporkan tak ada korban jiwa.

Kerusakan terutama terjadi pada atap rumah milik warga. Gedung SMPN 1 Dompu yang baru selesai dibangun, juga ambruk. Sementara atap terminal Dompu yang melayani angkutan antar kota dalam provinsi juga ambruk ke tanah. Satu mobil pick up tertimpa reruntuhan atap terminal.

Data Pemkab Dompu menyebutkan, total ada 953 rumah milik warga rusak ringan di bagian atap. Sebanyak 57 rumah lainnya dikategorikan rusak ringan. Sementara 29 rumah lainya rusak parah.

"Untuk rumah yang rusak berat, selain atap rumah yang ambruk, tembok rumah juga ikut roboh," kata Saladin Hasan, Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Dompu melalui sambungan telepon, Senin (7/12/2009).

Pemerintah kata dia hinggga kini masih mendata kerusakan, sebelum mulai menyalurkan bantuan pada wargga. Belum diketahui berapa persis kerugian yang diakibatkan putting beliung ini.

Selain kerusakan rumah warga, terdapat enam unit kantor milik pemerintah yang juga rusak. Tiga lainnya adalah masjid.

Agus Suryanto, salah seorang warga Dompu menuturkan, hujan lebat mengguyur Dompu sejak Sabtu. Angin kencang yang bertiup tak dinyana warga akan menyebabkan kerusakan, bahkan hingga merobohkan rumah.

Senin sore ini, warga kata Agus masih sibuk mengumpulkan puing-puing rumah mereka yang berantakan disapu angin. "Kami kaget saja. Belum pernah terjadi yang begini soalnya," kata Agus.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(djo/djo)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%