Aksi Sosial 9 Desember
Hanya Intelijen dan Orang Bayaran yang Bisa Buat Kerusuhan
Senin, 07/12/2009 13:37 WIB
Jakarta
Kekhawatiran Presiden SBY terhadap aksi 9 Desember mendatang dinilai terlalu berlebihan. Gerakan sosial yang berujung kerusuhan hanya dapat dilakukan oleh operasi intelijen dan orang-orang bayaran semata.
"SBY jangan terlalu panik dan jangan dipanikan. Tenang-tenang saja," kata Ketua Blok Perubahan, Rizal Ramli dalam diskusi politik di Rumah Perubahan, Jalan Panglima Polim, Jaksel, Senin, (7/12/2009).
Menurutnya, kerusuhan dalam gerakan sosial merupakan hasil kerja intelijen untuk menangkapi oposisi. Selain itu, ada juga kelompok bayaran yang berfungsi untuk mengacaukan aksi-aksi sosial.
"Jadi SBY jangan takut. Jangan mengeluarkan pernyataaan yang tak perlu sehingga orang yang sebelumnya nggak mikir, malah jadi mikir. Kasihan bangsa kita tersandera oleh masalah masalah itu," bebernya.
Sedangkan menurut pengamat politik UI, Boni Hargens, pernyataan Presiden SBY dinilai kurang bijaksana. Dia menilai Presiden berbicara bukan sebagai kepala negara tapi politikus.
"Pernyataan itu meresahkan masyarakat. Padahal itu kan adalah hari antikorupsi. Harusnya, Presiden berdiri paling depan dan memimpin demo antikorupsi. Dari statmen-statmen SBY, maka dia telah mengidap phobia publica atau takut kepada publik," paparnya.
(asp/mok)
"SBY jangan terlalu panik dan jangan dipanikan. Tenang-tenang saja," kata Ketua Blok Perubahan, Rizal Ramli dalam diskusi politik di Rumah Perubahan, Jalan Panglima Polim, Jaksel, Senin, (7/12/2009).
Menurutnya, kerusuhan dalam gerakan sosial merupakan hasil kerja intelijen untuk menangkapi oposisi. Selain itu, ada juga kelompok bayaran yang berfungsi untuk mengacaukan aksi-aksi sosial.
"Jadi SBY jangan takut. Jangan mengeluarkan pernyataaan yang tak perlu sehingga orang yang sebelumnya nggak mikir, malah jadi mikir. Kasihan bangsa kita tersandera oleh masalah masalah itu," bebernya.
Sedangkan menurut pengamat politik UI, Boni Hargens, pernyataan Presiden SBY dinilai kurang bijaksana. Dia menilai Presiden berbicara bukan sebagai kepala negara tapi politikus.
"Pernyataan itu meresahkan masyarakat. Padahal itu kan adalah hari antikorupsi. Harusnya, Presiden berdiri paling depan dan memimpin demo antikorupsi. Dari statmen-statmen SBY, maka dia telah mengidap phobia publica atau takut kepada publik," paparnya.
(asp/mok)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Minggu, 27/05/2012 00:50 WIB
Kapal Kargo di Pelabuhan Sunda Kelapa Terbakar
-
Sabtu, 26/05/2012 23:45 WIB
Keluarga Pramugari Henny Korban Sukhoi Dapat Santunan Rp 25 Juta
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Sabtu, 26/05/2012 05:00 WIB
Pelaku Penembak Satpam IPB Sempat Beli Sandal Usai Tinggalkan Motor
-
282 Komentar
-
234 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
