detikcom

Korban Salah Tangkap

Beda Versi, 4 Polisi Beji & JJ Rizal Akan Dikonfrontir foto

E Mei Amelia R - detikNews
Senin, 07/12/2009 11:47 WIB
Jakarta Polisi akan mengkonfrontir keterangan antara 4 anggota Polsek Beji, Depok dan korban salah tangkap, JJ Rizal. Hal itu dilakukan mengingat perbedaan keterangan antara versi polisi dan Rizal soal latar belakang pemukulan.

"Kemungkinan konfrontir iya (dilakukan)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Boy Rafli Amar di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Senin (7/12/2009).

Selain itu, polisi Bidang Propam juga akan merekonstruksi kejadian tersebut. "Sangat mungkin dilakukan untuk mencari fakta-fakta," ungkapnya.

Kemarin Rizal mengatakan bahwa Sabtu (5/12) malam sepulang dari stasiun Pondok Cina, Depok, dirinya langsung disergap polisi dan dipukuli. Setelah Rizal berteriak meminta polisi, 4 polisi yang memukulinya kemudian menunjukkan kartu anggotanya.

Setelah lima belas menit pemukulan, Rizal kemudian dibawa ke Polsek Beji, Depok. Di sana Rizal baru mengetahui kalau polisi salah tangkap.

Namun, keterangan polisi lain dari Rizal. Menurut polisi, Rizal ditangkap karena diteriaki maling oleh warga yang berada di kawasan parkiran Depok Town Square (Detos).

Polisi yang berada di seberang Detos, tepatnya Margo City kemudian menghampiri warga yang menunjuk ke arah Rizal. Polisi pun kemudian mendatangi Rizal dan meminta identitas Rizal.

"Tapi Pak Rizal ini tidak bisa diajak bekerja sama," katanya.

Karena situasi mulai ramai warga, sambung Boy, Rizal kemudian dibawa ke kantor Polsek Beji. "Dan dibawa ke kantor itu untuk diamankan karena banyak warga," pungkasnya.


(mei/lrn)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel