Detik.com News
Detik.com

Sabtu, 05/12/2009 13:41 WIB

Kapal Ikan Terbakar di Muara Baru

Mega Putra Ratya - detikNews
Jakarta - Sebuah kapal ikan bernama Charli Tuna Wijaya terbakar di Dermaga Muara Baru, Jakarta Utara. Belum diketahui penyebab kebakaran, namun api sudah berhasil dipadamkan.

"Kami mendapat laporan dari warga terjadi kebakaran kapal Charli Tuna Wijaya di Dermaga Muara Baru," ujar petugas SPK Polsek Muara Baru Aipda Sunarto kepada detikcom, Sabtu (5/12/2009).

Kebakaran ini terjadi pukul 12.15 WIB. Kapal terbakar di bagian kemudi. Kapal ini biasanya bermuatan ikan, namun saat terjadi kebakaran kapal dalam kondisi sudah kosong.

"Kapal mungkin habis melaut mecari ikan, tapi kondisinya sudah kosong," imbuhnya.

Api sudah berhasil dipadamkan pada pukul 13.00 WIB. Kapal yang terbakar dipadamkan oleh kapal pemandu milik Departemen Kelautan dan Perikanan dengan cara ditarik ke tengah laut. "Kemudian ditarik ke tengah, supaya api tidak merembet ke kapal lain," pungkasnya.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mpr/asy)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

'Bersihkan' Gelar Palsu, Periksa Semua Ijazah Anggota DPR!

Anggota DPR Fraksi Hanura Frans Agung Mula Putra dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) terkait dugaan gelar doktor palsu. Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah bersikap tegas meminta ijazah semua anggota DPR diperiksa. Bila Anda setuju dengan usulan Fahri Hamzah, pilih Pro!
Pro
96%
Kontra
4%