Perselingkuhan Ibu Berujung Tewasnya Anak
Jumat, 04/12/2009 17:23 WIB
Jakarta
Febriyani Irawan (13) tewas dengan luka gorok di leher. Ironisnya, siswi kelas 3 SMP itu tewas di tangan Pebriansyah (25), selingkuhan ibu korban, Sri Atun.
"Korban dibunuh oleh pelaku yang memiliki hubungan perselingkuhan dengan ibunya," kata Kanit II Satuan Jatanras Polda Metro Jaya, Kompol Audie Latuheru di kantornya, Jl Sudirman, Jaksel, Jumat (4/12/2009).
Peristiwa itu berpangkal dari hubungan khusus antara Sri dengan Pebri sekitar enam bulan lalu. Pelaku yang berprofesi sebagai sopir angkot ini, sering menggoda Sri.
Karena sering bertemu, Sri pun kemudian jatuh hati. Hubungan mereka pun berjalan sembunyi-sembunyi, tanpa sepengetahuan Sujanto Irawan alias Yanto, suami Sri yang bekerja sebagai manajer bioskop.
"Mereka sering bertemu di rumah korban saat suaminya kerja," kata Audie.
Namun, perselingkuhan itu akhirnya tercium juga oleh Yanto. Setelah perselingkuhan itu diketahui sang suami, Sri pun memutuskan kontak dengan Pebri.
"Ayah korban sempat akan menceraikan istrinya, kemudian korban meminta ibunya untuk menghentikan perselingkuhan itu," jelas Audie.
Hal itu, kemudian membuat pelaku marah. Pelaku pun sering mengancam akan membunuh dan membakar rumah Sri. Hingga pada satu kesempatan, 1 November 2009, pelaku mendatangi rumah korban di siang hari untuk membunuh Yanto.
"Golok sudah dipersiapkan," ungkap Audie.
Pelaku kemudian mendatangi rumah korban dengan memanjat dinding belakang rumahnya. Namun, target yang dimaksud tidak ada di tempat. Pelaku mendapati korban usai mandi di kamrnya.
"Kemudian timbul niat pelaku untuk memperkosa korban," kata Audie.
Karena korban berontak, pelaku kalap hingga akhirnya menggorok leher korban hampir putus. Tidak hanya itu, pelaku kemudian membakar sprei yang ada di kamar korban.
Api membesar di rumah korban saat itu. Korban yang masih tersadar keluar rumah berteriak meminta pertolongan dengan darah segar mengucur dari lehernya. Pelaku kemudian secepat melarikan diri.
Satu tim polisi di bawah pimpinan Kasat Jatanras Polda Metro AKBP Nico Afinta, memburu pelaku sampai ke Padang, Sumatera Barat. "Di sana, dia menjual handphone korban sebesar Rp 800 ribu," katanya. Pebri pun dibekuk di rumah temannya di daerah Panjang, Lampung.
Sakit Hati
Setelah Pebri tertangkap, terang sudah motif dari pelaku. Dia sakit hati lantaran hubungannya dengan Sri Atun berakhir.
"Dia tidak terima diputuskan hubungannya," jelas AKP Danang.
Tak heran Pebri sampai sakit hati. Sri Atun, kerap memanjakan pelaku dengan sejumlah materi.
"Pernah dibelikan ponsel Esia. Pernah juga dibelikann motor, tapi baru 3 hari dan DP Rp 500 ribu lalu dibatalkan," kata Pebri.
Tak hanya itu, Pebri pun kerap ditraktir makan siang oleh Sri. "Saya menyesal," kata Pebri sambil menundukan kepala. (mei/fay)
"Korban dibunuh oleh pelaku yang memiliki hubungan perselingkuhan dengan ibunya," kata Kanit II Satuan Jatanras Polda Metro Jaya, Kompol Audie Latuheru di kantornya, Jl Sudirman, Jaksel, Jumat (4/12/2009).
Peristiwa itu berpangkal dari hubungan khusus antara Sri dengan Pebri sekitar enam bulan lalu. Pelaku yang berprofesi sebagai sopir angkot ini, sering menggoda Sri.
Karena sering bertemu, Sri pun kemudian jatuh hati. Hubungan mereka pun berjalan sembunyi-sembunyi, tanpa sepengetahuan Sujanto Irawan alias Yanto, suami Sri yang bekerja sebagai manajer bioskop.
"Mereka sering bertemu di rumah korban saat suaminya kerja," kata Audie.
Namun, perselingkuhan itu akhirnya tercium juga oleh Yanto. Setelah perselingkuhan itu diketahui sang suami, Sri pun memutuskan kontak dengan Pebri.
"Ayah korban sempat akan menceraikan istrinya, kemudian korban meminta ibunya untuk menghentikan perselingkuhan itu," jelas Audie.
Hal itu, kemudian membuat pelaku marah. Pelaku pun sering mengancam akan membunuh dan membakar rumah Sri. Hingga pada satu kesempatan, 1 November 2009, pelaku mendatangi rumah korban di siang hari untuk membunuh Yanto.
"Golok sudah dipersiapkan," ungkap Audie.
Pelaku kemudian mendatangi rumah korban dengan memanjat dinding belakang rumahnya. Namun, target yang dimaksud tidak ada di tempat. Pelaku mendapati korban usai mandi di kamrnya.
"Kemudian timbul niat pelaku untuk memperkosa korban," kata Audie.
Karena korban berontak, pelaku kalap hingga akhirnya menggorok leher korban hampir putus. Tidak hanya itu, pelaku kemudian membakar sprei yang ada di kamar korban.
Api membesar di rumah korban saat itu. Korban yang masih tersadar keluar rumah berteriak meminta pertolongan dengan darah segar mengucur dari lehernya. Pelaku kemudian secepat melarikan diri.
Satu tim polisi di bawah pimpinan Kasat Jatanras Polda Metro AKBP Nico Afinta, memburu pelaku sampai ke Padang, Sumatera Barat. "Di sana, dia menjual handphone korban sebesar Rp 800 ribu," katanya. Pebri pun dibekuk di rumah temannya di daerah Panjang, Lampung.
Sakit Hati
Setelah Pebri tertangkap, terang sudah motif dari pelaku. Dia sakit hati lantaran hubungannya dengan Sri Atun berakhir.
"Dia tidak terima diputuskan hubungannya," jelas AKP Danang.
Tak heran Pebri sampai sakit hati. Sri Atun, kerap memanjakan pelaku dengan sejumlah materi.
"Pernah dibelikan ponsel Esia. Pernah juga dibelikann motor, tapi baru 3 hari dan DP Rp 500 ribu lalu dibatalkan," kata Pebri.
Tak hanya itu, Pebri pun kerap ditraktir makan siang oleh Sri. "Saya menyesal," kata Pebri sambil menundukan kepala. (mei/fay)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 22:36 WIB
Rudenim Manado Terima 35 Imigran Myanmar dari Kendari
-
Sabtu, 26/05/2012 21:53 WIB
Satu Sekolah Tak Lulus UN, Siswa di Langkat Pingsan
-
Sabtu, 26/05/2012 19:49 WIB
Dua Warga Hilang Terseret Banjir Bandang di Bima
-
Sabtu, 26/05/2012 19:32 WIB
Usai kelulusan UN, Polisi Razia Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru
-
Sabtu, 26/05/2012 19:28 WIB
Dua Tewas Akibat Angin Kencang di Nagan Raya
-
Sabtu, 26/05/2012 19:09 WIB
Mabes TNI: Kalau Ada Mobil Mencurigakan Pakai Pelat TNI, Tanya Saja!
-
Sabtu, 26/05/2012 20:40 WIB
Polisi: Pembunuhan Paman dan Anak di Depok Karena Sakit Hati
-
Sabtu, 26/05/2012 19:13 WIB
Satu Pembunuh Wartawan Senior TVRI Ditangkap di Karawang
-
Sabtu, 26/05/2012 19:01 WIB
Lagi, Ada Mercy Berpelat TNI Tapi Bukan Mobil Dinas
-
280 Komentar
-
247 Komentar
-
225 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
