detikcom

Jangan Dilarang, Tapi Bikin Film Balibo Five Tandingan

Hery Winarno - detikNews
Jumat, 04/12/2009 03:13 WIB
Jakarta Sikap Lembaga Sensor Film (LSF) yang menyatakan larangan pemutaran terhadap film Balibo Five dinilai kurang tepat. Jika pemerintah merasa film garapan Robert Connly tersebut tidak benar, pemerintah bisa membantahnya dengan membuat versi lain.

"Jangan melarang, toh itu (Balibo Five) belum tentu itu benar atau kenapa tidak buat versi pemerintah saja kalau memang punya versi yang lain," ujar Direktur Eksekutif LBH Pers Hendrayana usai menyaksikan penayangan film Balibo Five di Teater Utan Kayu, Jl Utan Kayu, Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (3/12/2009) malam.

Menurut dia film Balibo Five justru memberikan pembelajaran yang positif khususnya bagi rekan-rekan wartawan. "Jurnalis jadi bisa belajar terutama ketika meliput di daerah rawan konflik," tambahnya.

Hendrayana juga menginginkan jika apa yang dikisahkan dalam film tersebut diteliti kembali kebenarannya. "Kalau benar demikian maka hal tersebut harus diungkap, tidak bisa dibiarkan," paparnya.

Film "Balibo" bercerita tentang terbunuhnya 5 wartawan Australia atau Balibo Five di Timur Leste (Timor Timur) tahun 1975. Mereka tewas saat berlangsung pertempuran antara pasukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan gerilyawan Timor Timur. Pemerintah Indonesia menyatakan film tersebut sangat sensitif dan dapat membuka konflik antara Indonesia dan Australia. Kasus Balibo Five sendiri dinyatakan telah selesai.
(her/ape)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel