Ada Atau Tidak Ada Angket
Boediono: Proses Hukum Century Lebih Cepat Lebih Baik
Rabu, 02/12/2009 10:54 WIB
Jakarta
Kasus skandal Bank Century terus bergulir. Wakil Presiden Boediono yang namanya disebut-sebut terlibat kasus Bank Century meminta agar proses hukum dipercepat.
"Tidak perlu harus tunggu-tunggu. Ada atau tidak ada angket. Saya kira proses untuk memperjelas yang saya sebutkan harus cepat dilaksanakan. Lebih cepat lebih baik," kata Boediono.
Hal itu disampaikan Boediono di acara konferensi nasional pemberantasan korupsi dengan tema upaya pencegahan korupsi di bidang pengadaan barang dan jasa pemerintah di Balai Kartini, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (2/12/2009).
Usai menjelaskan hal itu, situasi ruangan yang berisi rata-rata anggota KPK sepi. Tidak ada riuh tepuk tangan dari peserta. Ruangan hening karena Boediono juga menjelaskan hal itu dengan perlahan-perlahan.
Boediono mengatakan, lebih baik pemeriksaan yang cermat dari penegak hukum untuk memperjelas semuanya. Agar tidak ada ruang bagi masyarakat untuk berprasangka dan curiga.
"Supaya tidak ada ruang menggelindingnya prasangka. Tidak ada ruang menggelindingnya kecurigaan dan sebagainya," ujarnya.
Menurut Boediono, hal itu sangat penting supaya energi masyarakat tidak terkuras di kasus tersebut dan bisa dialihkan ke hal-hal yang positif.
"Saya sangat mendukung apa yang akan dilakukan untuk mempercepat proses ini," imbuh Boediono yang mengenakan batik coklat.
(gus/iy)
"Tidak perlu harus tunggu-tunggu. Ada atau tidak ada angket. Saya kira proses untuk memperjelas yang saya sebutkan harus cepat dilaksanakan. Lebih cepat lebih baik," kata Boediono.
Hal itu disampaikan Boediono di acara konferensi nasional pemberantasan korupsi dengan tema upaya pencegahan korupsi di bidang pengadaan barang dan jasa pemerintah di Balai Kartini, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (2/12/2009).
Usai menjelaskan hal itu, situasi ruangan yang berisi rata-rata anggota KPK sepi. Tidak ada riuh tepuk tangan dari peserta. Ruangan hening karena Boediono juga menjelaskan hal itu dengan perlahan-perlahan.
Boediono mengatakan, lebih baik pemeriksaan yang cermat dari penegak hukum untuk memperjelas semuanya. Agar tidak ada ruang bagi masyarakat untuk berprasangka dan curiga.
"Supaya tidak ada ruang menggelindingnya prasangka. Tidak ada ruang menggelindingnya kecurigaan dan sebagainya," ujarnya.
Menurut Boediono, hal itu sangat penting supaya energi masyarakat tidak terkuras di kasus tersebut dan bisa dialihkan ke hal-hal yang positif.
"Saya sangat mendukung apa yang akan dilakukan untuk mempercepat proses ini," imbuh Boediono yang mengenakan batik coklat.
(gus/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 25/05/2012 21:41 WIB
Longsor di Gunung Gede Bogor, 8 Penambang Tewas Tertimbun
-
Jumat, 25/05/2012 21:23 WIB
Kejagung Janji Putuskan Nasib Sisminbakum Pekan Depan
-
Jumat, 25/05/2012 20:30 WIB
Komisi II akan Minta Penjelasan Kemendagri Soal Kematian Praja IPDN
-
Jumat, 25/05/2012 20:13 WIB
Motor Pelaku Penembak Satpam Ditemukan di Tepi Hutan IPB
-
Jumat, 25/05/2012 19:44 WIB
Kemendagri Siap Buktikan Keppres Pemberhentian Agusrin Tak Cacat Hukum
-
Jumat, 25/05/2012 21:23 WIB
Kejagung Janji Putuskan Nasib Sisminbakum Pekan Depan
-
Jumat, 25/05/2012 20:13 WIB
Motor Pelaku Penembak Satpam Ditemukan di Tepi Hutan IPB
-
Jumat, 25/05/2012 20:30 WIB
Komisi II akan Minta Penjelasan Kemendagri Soal Kematian Praja IPDN
-
Jumat, 25/05/2012 21:41 WIB
Longsor di Gunung Gede Bogor, 8 Penambang Tewas Tertimbun
-
707 Komentar
-
274 Komentar
-
242 Komentar
-
234 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
