KPK Didesak Tidak Ragu-ragu Usut Kasus Century
Selasa, 01/12/2009 17:05 WIB
Jakarta
Laporan audit BPK terkait kasus bailout Bank Century dinilai cukup membuat KPK segera bertindak. KPK didesak agar tidak perlu ragu untuk segera mengusut.
"KPK tidak perlu takut dan ragu untuk segera mengusut. Laporan BPK bisa menjadi fakta hukum awal," kata mantan Ketua Dewan Pertimbangan Agung Cholil Badawi saat jumpa pers di gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Selasa (1/12/2009).
Cholil datang menemui pimpinan KPK beserta tokoh lainnya untuk memberikan dukungan. Mereka antara lain, eksponen aktivis Malari Hariman Siregar, mantan Ketua MUI Ali Yafie dan mantan Hakim Agung Bismar Siregar.
Cholil menjelaskan, pihaknya prihatin dengan kasus yang menimpa KPK beberapa waktu ini. Baginya, KPK harus tetap tegar dan tidak boleh patah semangat bekerja.
"Kami memberikan semangat agar KPK tetap tegar. Setelah laporan BPK diumumkan dan diserahkan. Apalagi dalam laporan disebut nama-nama orang. KPK tidak perlu ragu-ragu mengambil tindakan cepat," jelasnya.
Sementara itu, Bismar Siregar menambahkan, KPK harus cepat menindaklanjuti laporan audit BPK. Laporan BPK harus dilihat secara positif karena merupakan hasil audit negara yang akuntabel.
"Kalau umpamanya sudah terang ngga usah digelapkan lagi. Kita berprasangka yang baik. Tentu BPK sudah menunaikan kewajibannya dengan baik," tandasnya.
Menurut Bismar, laporan BPK adalah pintu awal untuk KPK mengusut kasus Bank Century. "Jadikanlah itu bukti otentik untuk mengawali semuanya," jelasnya.
(ape/nrl)
"KPK tidak perlu takut dan ragu untuk segera mengusut. Laporan BPK bisa menjadi fakta hukum awal," kata mantan Ketua Dewan Pertimbangan Agung Cholil Badawi saat jumpa pers di gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Selasa (1/12/2009).
Cholil datang menemui pimpinan KPK beserta tokoh lainnya untuk memberikan dukungan. Mereka antara lain, eksponen aktivis Malari Hariman Siregar, mantan Ketua MUI Ali Yafie dan mantan Hakim Agung Bismar Siregar.
Cholil menjelaskan, pihaknya prihatin dengan kasus yang menimpa KPK beberapa waktu ini. Baginya, KPK harus tetap tegar dan tidak boleh patah semangat bekerja.
"Kami memberikan semangat agar KPK tetap tegar. Setelah laporan BPK diumumkan dan diserahkan. Apalagi dalam laporan disebut nama-nama orang. KPK tidak perlu ragu-ragu mengambil tindakan cepat," jelasnya.
Sementara itu, Bismar Siregar menambahkan, KPK harus cepat menindaklanjuti laporan audit BPK. Laporan BPK harus dilihat secara positif karena merupakan hasil audit negara yang akuntabel.
"Kalau umpamanya sudah terang ngga usah digelapkan lagi. Kita berprasangka yang baik. Tentu BPK sudah menunaikan kewajibannya dengan baik," tandasnya.
Menurut Bismar, laporan BPK adalah pintu awal untuk KPK mengusut kasus Bank Century. "Jadikanlah itu bukti otentik untuk mengawali semuanya," jelasnya.
(ape/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 25/05/2012 21:41 WIB
Longsor di Gunung Gede Bogor, 8 Penambang Tewas Tertimbun
-
Jumat, 25/05/2012 21:23 WIB
Kejagung Janji Putuskan Nasib Sisminbakum Pekan Depan
-
Jumat, 25/05/2012 20:30 WIB
Komisi II akan Minta Penjelasan Kemendagri Soal Kematian Praja IPDN
-
Jumat, 25/05/2012 20:13 WIB
Motor Pelaku Penembak Satpam Ditemukan di Tepi Hutan IPB
-
Jumat, 25/05/2012 19:44 WIB
Kemendagri Siap Buktikan Keppres Pemberhentian Agusrin Tak Cacat Hukum
-
Jumat, 25/05/2012 21:23 WIB
Kejagung Janji Putuskan Nasib Sisminbakum Pekan Depan
-
Jumat, 25/05/2012 20:13 WIB
Motor Pelaku Penembak Satpam Ditemukan di Tepi Hutan IPB
-
Jumat, 25/05/2012 20:30 WIB
Komisi II akan Minta Penjelasan Kemendagri Soal Kematian Praja IPDN
-
Jumat, 25/05/2012 21:41 WIB
Longsor di Gunung Gede Bogor, 8 Penambang Tewas Tertimbun
-
707 Komentar
-
274 Komentar
-
242 Komentar
-
234 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
