AJI Kecam Foke Soal Pembatasan Demo Kompak
Selasa, 01/12/2009 16:58 WIB
Jakarta
Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta mengecam keputusan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo yang membatasi aksi damai Koalisi Masyarakat Anti Korupsi (Kompak). AJI menilai Foke telah sewenang-wenang.
"Tindakan Gubernur Fauzi Bowo tidak masuk akal di tengah alam demokrasi ini. Kami mendesak gubernur untuk meminta maaf kepada publik," kata Ketua AJI Jakarta Wahyu Dhyatmika dalam rilis kepada detikcom, Selasa (1/12/2009).
Dalam aksi 'Indonesia Sehat Tanpa Korupsi' pada Minggu, 29 November 2009 lalu, Kompak dilarang mendirikan panggung dan membawa pengeras suara di Bundaran Hotel Indonesia (HI). Foke berdalih dengan Perda No 8/2007 tentang ketertiban umum.
Menurut Wahyu, Perda itu tidak mencantumkan larangan pendirian panggung. Gubernur DKI itu pun dianggap mencederai konstitusi. "Konstitusi sudah menjamin setiap warga negara dalam menyampaikan pendapat," lanjut Wahyu.
Sementara Koordinator Divisi Advokasi AJI Jakarta Aditya Wardhana juga menyesalkan pembiaran massa tandingan yang memprovokasi Kompak. Padahal aksi mereka tanpa pemberitahuan kepada polisi.
"Aksi mereka ilegal. Kabid Propam Polda Metro Jaya harus menindak Kabiro Operasi Jakarta Pusat yang tidak membubarkan aksi massa ilegal," pungkasnya.
(fay/iy)
"Tindakan Gubernur Fauzi Bowo tidak masuk akal di tengah alam demokrasi ini. Kami mendesak gubernur untuk meminta maaf kepada publik," kata Ketua AJI Jakarta Wahyu Dhyatmika dalam rilis kepada detikcom, Selasa (1/12/2009).
Dalam aksi 'Indonesia Sehat Tanpa Korupsi' pada Minggu, 29 November 2009 lalu, Kompak dilarang mendirikan panggung dan membawa pengeras suara di Bundaran Hotel Indonesia (HI). Foke berdalih dengan Perda No 8/2007 tentang ketertiban umum.
Menurut Wahyu, Perda itu tidak mencantumkan larangan pendirian panggung. Gubernur DKI itu pun dianggap mencederai konstitusi. "Konstitusi sudah menjamin setiap warga negara dalam menyampaikan pendapat," lanjut Wahyu.
Sementara Koordinator Divisi Advokasi AJI Jakarta Aditya Wardhana juga menyesalkan pembiaran massa tandingan yang memprovokasi Kompak. Padahal aksi mereka tanpa pemberitahuan kepada polisi.
"Aksi mereka ilegal. Kabid Propam Polda Metro Jaya harus menindak Kabiro Operasi Jakarta Pusat yang tidak membubarkan aksi massa ilegal," pungkasnya.
(fay/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 25/05/2012 21:41 WIB
Longsor di Gunung Gede Bogor, 8 Penambang Tewas Tertimbun
-
Jumat, 25/05/2012 21:23 WIB
Kejagung Janji Putuskan Nasib Sisminbakum Pekan Depan
-
Jumat, 25/05/2012 20:30 WIB
Komisi II akan Minta Penjelasan Kemendagri Soal Kematian Praja IPDN
-
Jumat, 25/05/2012 20:13 WIB
Motor Pelaku Penembak Satpam Ditemukan di Tepi Hutan IPB
-
Jumat, 25/05/2012 19:44 WIB
Kemendagri Siap Buktikan Keppres Pemberhentian Agusrin Tak Cacat Hukum
-
Jumat, 25/05/2012 21:23 WIB
Kejagung Janji Putuskan Nasib Sisminbakum Pekan Depan
-
Jumat, 25/05/2012 20:13 WIB
Motor Pelaku Penembak Satpam Ditemukan di Tepi Hutan IPB
-
Jumat, 25/05/2012 20:30 WIB
Komisi II akan Minta Penjelasan Kemendagri Soal Kematian Praja IPDN
-
Jumat, 25/05/2012 21:41 WIB
Longsor di Gunung Gede Bogor, 8 Penambang Tewas Tertimbun
-
707 Komentar
-
274 Komentar
-
242 Komentar
-
234 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
