Panggung Dilarang Bundaran HI
Mendagri Enggan Komentari Kebijakan Fauzi Bowo
Selasa, 01/12/2009 16:37 WIB
(Foto: dok detikcom)
Jakarta
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi enggan mengomentari lebih jauh kebijakan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo yang melarang para pengunjuk rasa mendirikan panggung di Bundaran Hotel Indonesia (HI), pada Minggu 29 November 2009 lalu.
"Saya tidak mau mengomentari supaya saya tidak berhadapan dengan Gubernur DKI," ujar Gamawan sambil tersenyum ketika ditanyai wartawan dalam konferensi pers yang digelar usai Mendagri bertemu dengan Wapres Boediono di Kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (1/12/2009).
Mantan Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) ini, pun menjelaskan jikalau setiap daerah memang punya wewenang penuh untuk pelaksanaan Peraturan Daerah (Perda).
"Perda itu memang wewenang daerah," tutur pria berkumis ini.
Kendati demikian Gamawan tetap menyerahkan larangan itu untuk dipersepsikan sendiri oleh media dan masyarakat.
Sebelumnnya, pada hari Minggu lalu, Pemprov DKI membatasi para pengunjuk rasa dari Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi (Kompak) di HI untuk mendirikan panggung. Alasannya larangan tersebut sesuai dengan Perda 8/2007 tentang Ketertiban Umum. Fauzi Bowo mengungkapkan jikalau larangan itu karena kawasan Bundaran HI tidak boleh digunakan untuk kegiatan yang berlebihan dan menimbulkan kekumuhan. Masyarakat yang menggelar aksi di kawasan itu diminta untuk membuat acara yang sederhana.
(gun/nwk)
"Saya tidak mau mengomentari supaya saya tidak berhadapan dengan Gubernur DKI," ujar Gamawan sambil tersenyum ketika ditanyai wartawan dalam konferensi pers yang digelar usai Mendagri bertemu dengan Wapres Boediono di Kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (1/12/2009).
Mantan Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) ini, pun menjelaskan jikalau setiap daerah memang punya wewenang penuh untuk pelaksanaan Peraturan Daerah (Perda).
"Perda itu memang wewenang daerah," tutur pria berkumis ini.
Kendati demikian Gamawan tetap menyerahkan larangan itu untuk dipersepsikan sendiri oleh media dan masyarakat.
Sebelumnnya, pada hari Minggu lalu, Pemprov DKI membatasi para pengunjuk rasa dari Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi (Kompak) di HI untuk mendirikan panggung. Alasannya larangan tersebut sesuai dengan Perda 8/2007 tentang Ketertiban Umum. Fauzi Bowo mengungkapkan jikalau larangan itu karena kawasan Bundaran HI tidak boleh digunakan untuk kegiatan yang berlebihan dan menimbulkan kekumuhan. Masyarakat yang menggelar aksi di kawasan itu diminta untuk membuat acara yang sederhana.
(gun/nwk)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 13:40 WIB
Jelang Pilkada DKI, Alex Noerdin Diangkat Jadi Dewan Kehormatan MKGR
-
Minggu, 27/05/2012 13:38 WIB
Polisi: Konser Lady Gaga Hanya Kurang Izin dari Dinas Pariwisata
-
Minggu, 27/05/2012 13:23 WIB
Komisi III DPR: Konser Lady Gaga Batal Terganjal Persyaratan
-
Minggu, 27/05/2012 13:20 WIB
Polisi Bantu Promotor Amankan Refund Tiket Konser Lady Gaga
-
Minggu, 27/05/2012 13:18 WIB
Andi Nurpati Soal Grasi Corby: SBY Tak Langgar UU, Tak Layak Disoal
-
Minggu, 27/05/2012 12:45 WIB
Kisah Hasidah di Pulau Terluar Indonesia, 1 Rumah 2 Negara
-
Minggu, 27/05/2012 11:14 WIB
Konser Lady Gaga Batal!
-
Minggu, 27/05/2012 11:40 WIB
Konser Batal, Refund Tiket Lady Gaga 100 Persen
-
Minggu, 27/05/2012 11:57 WIB
Promotor: Konser Lady Gaga Pindah ke Bali Adalah Mustahil
-
525 Komentar
-
288 Komentar
-
254 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
