Kasus Bibit-Chandra Dihentikan, Antasari Ucapkan Selamat
Selasa, 01/12/2009 13:33 WIB
dok detikcom
Jakarta
Antasari Azhar mengucapkan selamat kepada Chandra M Hamzah dam Bibit S Rianto atas keluarnya Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKPP) oleh Kejaksaan Agung. Dia berharap, dengan adanya SKPP tersebut, kinerja KPK membaik.
Ucapan selamat itu disampaikan Antasari kepada wartawan usai persidangan dirinya dalam kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera, Selasa (1/12/2009).
"Saya ucapkan selamat karena sebentar lagi beliau (Chandra dan Bibit) akan kembali ke KPK. Mudah-mudahan KPK akan lebih berhasil. Kalau saya akan tetap berkonsentrasi dengan kasus saya," ungkap Antasari.
Saat ditanya apakah dirinya juga berniat kembali ke KPK, pria berkumis tebal tersebut tidak menjawab. Antasari terus berjalan menuju ruang tunggu terdakwa.
Chandra M Hamzah hari ini menghadiri sidang Antasari Azhar. Chandra yang datang bersama Kepala Biro Hukum KPK Khaidir Ramli, hadir sebagai saksi.
Dalam kesaksiannya, Chandra mengakui diperintah Antasari menyadap sejumlah nomor telepon. Namun Chandra tidak tahu apakah nomor telepon Nasrudin Zulkarnaen masuk dalam daftar nomor telepon yang hendak disadap.
"Saya tidak pernah dikasih tahu atau melihat kertas yang bertuliskan nomor-nomor tersebut," kata Chandra saat bersaksi.
Saat bertemu di ruang sidang, keduanya sempat bersalaman dan berbincang-bincang sejenak. Namun tidak begitu jelas apa yang menjadi bahan perbincangan keduanya.
(djo/asy)
Ucapan selamat itu disampaikan Antasari kepada wartawan usai persidangan dirinya dalam kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera, Selasa (1/12/2009).
"Saya ucapkan selamat karena sebentar lagi beliau (Chandra dan Bibit) akan kembali ke KPK. Mudah-mudahan KPK akan lebih berhasil. Kalau saya akan tetap berkonsentrasi dengan kasus saya," ungkap Antasari.
Saat ditanya apakah dirinya juga berniat kembali ke KPK, pria berkumis tebal tersebut tidak menjawab. Antasari terus berjalan menuju ruang tunggu terdakwa.
Chandra M Hamzah hari ini menghadiri sidang Antasari Azhar. Chandra yang datang bersama Kepala Biro Hukum KPK Khaidir Ramli, hadir sebagai saksi.
Dalam kesaksiannya, Chandra mengakui diperintah Antasari menyadap sejumlah nomor telepon. Namun Chandra tidak tahu apakah nomor telepon Nasrudin Zulkarnaen masuk dalam daftar nomor telepon yang hendak disadap.
"Saya tidak pernah dikasih tahu atau melihat kertas yang bertuliskan nomor-nomor tersebut," kata Chandra saat bersaksi.
Saat bertemu di ruang sidang, keduanya sempat bersalaman dan berbincang-bincang sejenak. Namun tidak begitu jelas apa yang menjadi bahan perbincangan keduanya.
(djo/asy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 25/05/2012 21:41 WIB
Longsor di Gunung Gede Bogor, 8 Penambang Tewas Tertimbun
-
Jumat, 25/05/2012 21:23 WIB
Kejagung Janji Putuskan Nasib Sisminbakum Pekan Depan
-
Jumat, 25/05/2012 20:30 WIB
Komisi II akan Minta Penjelasan Kemendagri Soal Kematian Praja IPDN
-
Jumat, 25/05/2012 20:13 WIB
Motor Pelaku Penembak Satpam Ditemukan di Tepi Hutan IPB
-
Jumat, 25/05/2012 19:44 WIB
Kemendagri Siap Buktikan Keppres Pemberhentian Agusrin Tak Cacat Hukum
-
Jumat, 25/05/2012 21:23 WIB
Kejagung Janji Putuskan Nasib Sisminbakum Pekan Depan
-
Jumat, 25/05/2012 20:13 WIB
Motor Pelaku Penembak Satpam Ditemukan di Tepi Hutan IPB
-
Jumat, 25/05/2012 21:41 WIB
Longsor di Gunung Gede Bogor, 8 Penambang Tewas Tertimbun
-
Jumat, 25/05/2012 18:30 WIB
Kutip Testimoni Najwa dan Ketua KPK, Pengelola Situs Jokowi-Basuki Minta Maaf
-
707 Komentar
-
274 Komentar
-
242 Komentar
-
234 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
