Sidang Antasari
Chandra Tak Tahu Nomor HP Nasrudin Masuk dalam Penyadapan
Selasa, 01/12/2009 11:57 WIB
Jakarta
Antasari Azhar meminta agar Wakil Ketua nonaktif KPK Chandra M Hamzah menyadap sejumlah nomor telepon. Namun Chandra sendiri tidak tahu apakah nomor telepon Nasrudin Zulkarnaen masuk dalam daftar nomor telepon yang hendak disadap.
"Saya tidak pernah dikasih tahu atau melihat kertas yang bertuliskan nomor-nomor tersebut," kata Chandra saat bersaksi dalam sidang pembunuhan Nasrudin dengan terdakwa Antasari di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Jakarta, Selasa (1/12/2009).
Chandra menjelaskan, penyadapan itu berawal saat istri Antasari, Ida Laksmiwati diteror di pusat perbelanjaan. Saat itu pelaku mengancam agar Ida menyampaikan kepada suaminya untuk tidak mengusut kasus korupsi.
"Pada waktu itu kira-kira awal Januari 2009, terdakwa menyampaikan ada juga yang melakukan teror lewat telepon. Kemudian terdakwa memberikan 4-5 nomor untuk disadap," ujarnya.
Lalu setelah disadap selama 2 bulan, lanjut Chandra, tidak ditemukan ada bukti teror terhadap Antasari maupun istrinya. Penyadapan tersebut pun akhirnya dihentikan.
"Setelah itu tidak ada perpanjangan lagi karena tidak ada bukti-bukti yang menujukkan teror," imbuhnya.
Chandra datang dengan mengenakan kemeja putih dan jas hitam. Chandra ditemani dengan Kepala Biro Hukum KPK Khaidir Ramli.
(gus/iy)
"Saya tidak pernah dikasih tahu atau melihat kertas yang bertuliskan nomor-nomor tersebut," kata Chandra saat bersaksi dalam sidang pembunuhan Nasrudin dengan terdakwa Antasari di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Jakarta, Selasa (1/12/2009).
Chandra menjelaskan, penyadapan itu berawal saat istri Antasari, Ida Laksmiwati diteror di pusat perbelanjaan. Saat itu pelaku mengancam agar Ida menyampaikan kepada suaminya untuk tidak mengusut kasus korupsi.
"Pada waktu itu kira-kira awal Januari 2009, terdakwa menyampaikan ada juga yang melakukan teror lewat telepon. Kemudian terdakwa memberikan 4-5 nomor untuk disadap," ujarnya.
Lalu setelah disadap selama 2 bulan, lanjut Chandra, tidak ditemukan ada bukti teror terhadap Antasari maupun istrinya. Penyadapan tersebut pun akhirnya dihentikan.
"Setelah itu tidak ada perpanjangan lagi karena tidak ada bukti-bukti yang menujukkan teror," imbuhnya.
Chandra datang dengan mengenakan kemeja putih dan jas hitam. Chandra ditemani dengan Kepala Biro Hukum KPK Khaidir Ramli.
(gus/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 13:40 WIB
Jelang Pilkada DKI, Alex Noerdin Diangkat Jadi Dewan Kehormatan MKGR
-
Minggu, 27/05/2012 13:38 WIB
Polisi: Konser Lady Gaga Hanya Kurang Izin dari Dinas Pariwisata
-
Minggu, 27/05/2012 13:23 WIB
Komisi III DPR: Konser Lady Gaga Batal Terganjal Persyaratan
-
Minggu, 27/05/2012 13:20 WIB
Polisi Bantu Promotor Amankan Refund Tiket Konser Lady Gaga
-
Minggu, 27/05/2012 13:18 WIB
Andi Nurpati Soal Grasi Corby: SBY Tak Langgar UU, Tak Layak Disoal
-
Minggu, 27/05/2012 12:45 WIB
Kisah Hasidah di Pulau Terluar Indonesia, 1 Rumah 2 Negara
-
Minggu, 27/05/2012 11:14 WIB
Konser Lady Gaga Batal!
-
Minggu, 27/05/2012 11:40 WIB
Konser Batal, Refund Tiket Lady Gaga 100 Persen
-
Minggu, 27/05/2012 11:57 WIB
Promotor: Konser Lady Gaga Pindah ke Bali Adalah Mustahil
-
525 Komentar
-
288 Komentar
-
254 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
