detikcom
Senin, 30/11/2009 21:10 WIB

Pria Jatuh di Senayan City

Polisi Belum Pastikan Penyebab Kematian

E Mei Amelia R - detikNews
Mayat di Senayan City (Abi/ pembaca)
Jakarta - Seorang pria tewas setelah terjatuh dari lantai 5 di Senayan City. Polisi bergerak ke lokasi namun belum bisa memastikan apakah bunuh diri atau bukan.

"Tim sedang menuju ke sana. Sementara masih kita selidiki apakah tindak pidana atau bukan," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat Kompol Suwondo Nainggolan saat dikonfirmasi, Senin (30/11/2009).

Sebelumnya diberitakan, seorang saksi mata, Abi, menceritakan seorang pria lompat dari lantai 5 sekitar pukul 20.15 WIB di Senayan City. "Dia lompat dari pembatas kaca di lantai 5 dekat Restoran Jepang Takemori," kata dia.

Pihak Senayan City juga sudah membenarkan peristiwa ini. "Terjatuhnya memang ada betul," kata Zul, salah seorang petugas Customer Care Senayan City, saat dihubungi lewat telepon.

Belum diketahui apakah pria ini bunuh diri atau tidak.

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(Rez/gah)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%