Pansus Hak Angket Century Didesak Panggil Boediono & Sri Mulyani
Minggu, 29/11/2009 16:34 WIB
Jakarta
Langkah yang paling tepat dilakukan Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket Skandal Bank Century bila terbentuk adalah memanggil tiga pejabat yang mengambil keputusan mengucurkan dana Rp 6,7 triliun untuk Bank Century.
Ketiga pejabat itu yakni Gubernur Bank Indonesia (saat itu) Boediono, Ketua Komite Stabilisasi Sektor Keuangan (KSSK) sekaligus Menteri Keuangan Sri Mulyani, serta Sekretaris KSSK Raden Pardede.
"Memanggil Pak Boediono, Sri Mulyani, Raden Pardede, dan legal council, dan nama-nama yang disebut dalam audit BPK ikut dalam rapat penentuan pemberian dana Bank Century," kata pengamat ekonomi Drajad Wibowo.
Dradjad menyampaikan hal itu sebelum mengikuti pertemuan inisiator hak angket Bank Century dengan mantan Ketua MPR Amien Rais di rumah Amien Rais, Jl Gandaria, Jakarta, Minggu (29/11/2009).
Menurut Dradjad, bola skandal Bank Century kini salah satunya ada di tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pasalnya hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sudah secara formal dilaporkan ke KPK.
"Saya berharap KPK segera menindaklanjuti hasil temuam terutama terkait indikasi tindak pidana korupsi maupun tindak pidana umum dalam pemberian dana ke Bank century," kata Dradjad.
BPK diharapkan juga bekerja sama menuntut tuntas kasus Bank Century. Bahkan kalau perlu laporan BPK itu juga diberikan ke polisi dan jaksa. Jadi indikasi pidana umumnya ditangani kepolisian dan kejaksaan. Indikasi korupsi ditangani KPK.
(iy/iy)
Ketiga pejabat itu yakni Gubernur Bank Indonesia (saat itu) Boediono, Ketua Komite Stabilisasi Sektor Keuangan (KSSK) sekaligus Menteri Keuangan Sri Mulyani, serta Sekretaris KSSK Raden Pardede.
"Memanggil Pak Boediono, Sri Mulyani, Raden Pardede, dan legal council, dan nama-nama yang disebut dalam audit BPK ikut dalam rapat penentuan pemberian dana Bank Century," kata pengamat ekonomi Drajad Wibowo.
Dradjad menyampaikan hal itu sebelum mengikuti pertemuan inisiator hak angket Bank Century dengan mantan Ketua MPR Amien Rais di rumah Amien Rais, Jl Gandaria, Jakarta, Minggu (29/11/2009).
Menurut Dradjad, bola skandal Bank Century kini salah satunya ada di tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pasalnya hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sudah secara formal dilaporkan ke KPK.
"Saya berharap KPK segera menindaklanjuti hasil temuam terutama terkait indikasi tindak pidana korupsi maupun tindak pidana umum dalam pemberian dana ke Bank century," kata Dradjad.
BPK diharapkan juga bekerja sama menuntut tuntas kasus Bank Century. Bahkan kalau perlu laporan BPK itu juga diberikan ke polisi dan jaksa. Jadi indikasi pidana umumnya ditangani kepolisian dan kejaksaan. Indikasi korupsi ditangani KPK.
(iy/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 25/05/2012 23:10 WIB
Api Lahap SD di Kebon Jeruk, 25 Unit Pemadam Kebakaran Dikerahkan
-
Jumat, 25/05/2012 22:07 WIB
Jika di Posisi SBY, Mahfud MD Tak akan Berikan Grasi untuk Corby
-
Jumat, 25/05/2012 21:41 WIB
Longsor di Gunung Gede Bogor, 8 Penambang Tewas Tertimbun
-
Jumat, 25/05/2012 21:23 WIB
Kejagung Janji Putuskan Nasib Sisminbakum Pekan Depan
-
Jumat, 25/05/2012 20:30 WIB
Komisi II akan Minta Penjelasan Kemendagri Soal Kematian Praja IPDN
-
Jumat, 25/05/2012 12:58 WIB
Ruhut: Selamat dari Insiden Ternate, Anas Harus Berterimakasih kepada Ibas
-
Jumat, 25/05/2012 11:56 WIB
Hotman Paris Anggap Menggelikan Henry Yosodiningrat Gugat Grasi Corby
-
Jumat, 25/05/2012 07:19 WIB
Mabes Janji Usut Porsche Cayenne Berpelat Nomor TNI
-
Jumat, 25/05/2012 13:53 WIB
Dicatut Website Jokowi-Basuki, Najwa Shihab Layangkan Protes
-
277 Komentar
-
243 Komentar
-
234 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
