KA Tergelincir di Rusia
Bom Setara 7 Kg TNT Ditemukan di Lokasi Kecelakaan
Minggu, 29/11/2009 05:40 WIB
KA tergelincir di Rusia (dailymail.co.uk)
Uglovka
Kereta Api (KA) di Rusia tergelincir hingga menewaskan lusinan orang. Bahan peledak ditemukan di lokasi tergelincirnya KA itu.
Badan intelijen Rusia, Federal Security Service (FSB) mengatakan temuan awal menunjukkan adanya tanda-tanda bahan-bahan peledak.
"Pakar kriminal mengatakan berdasarkan temuan awal ditemukan bom setara 7 kilogram TNT," ujar Kepala FSB Alexander Bortnikov ketika melapor kepada Presiden Rusia Dmitry Medvedev seperti dilansir dari Reuters, Minggu (29/11/2009).
Penyidik mengatakan mereka menemukan serpihan yang dipercaya sebagai bom dan membuka kasus kriminal ini mengarah kepada dugaan aksi terorisme. Sejauh ini belum ada yang mengaku bertanggung jawab atas kecelakaan ini.
Tak lama setelah pernyataan Kepala FSB, terjadi ledakan kedua di tempat tergelincirnya kereta. Ledakan yang daya ledaknya lebih rendah ini tak menimbulkan korban jiwa atau korban luka.
Menurut kepala perusahaan kereta api Rusia Russian Railways, Vladimir Yakunin ledakan kedua terjadi pada pukul 14.00 WIB.
14 Gerbong KA Nevsky Express yang membawa 682 penumpang dan 29 awak tergelincir di rel dekat Desa Uglovka, antara Moscow dan St Petersburg pada Jumat malam waktu setempat. Tepatnya 350 km di utara Moscow.
Kementerian Darurat Rusia mengatakan sedikitnya 26 orang tewas akibat kecelakaan ini dan 18 orang masih hilang, serta 96 orang lainnya luka-luka. Sementara organisasi SAR mengatakan korban tewas sudah mencapai 39 orang. (nwk/nwk)
Badan intelijen Rusia, Federal Security Service (FSB) mengatakan temuan awal menunjukkan adanya tanda-tanda bahan-bahan peledak.
"Pakar kriminal mengatakan berdasarkan temuan awal ditemukan bom setara 7 kilogram TNT," ujar Kepala FSB Alexander Bortnikov ketika melapor kepada Presiden Rusia Dmitry Medvedev seperti dilansir dari Reuters, Minggu (29/11/2009).
Penyidik mengatakan mereka menemukan serpihan yang dipercaya sebagai bom dan membuka kasus kriminal ini mengarah kepada dugaan aksi terorisme. Sejauh ini belum ada yang mengaku bertanggung jawab atas kecelakaan ini.
Tak lama setelah pernyataan Kepala FSB, terjadi ledakan kedua di tempat tergelincirnya kereta. Ledakan yang daya ledaknya lebih rendah ini tak menimbulkan korban jiwa atau korban luka.
Menurut kepala perusahaan kereta api Rusia Russian Railways, Vladimir Yakunin ledakan kedua terjadi pada pukul 14.00 WIB.
14 Gerbong KA Nevsky Express yang membawa 682 penumpang dan 29 awak tergelincir di rel dekat Desa Uglovka, antara Moscow dan St Petersburg pada Jumat malam waktu setempat. Tepatnya 350 km di utara Moscow.
Kementerian Darurat Rusia mengatakan sedikitnya 26 orang tewas akibat kecelakaan ini dan 18 orang masih hilang, serta 96 orang lainnya luka-luka. Sementara organisasi SAR mengatakan korban tewas sudah mencapai 39 orang. (nwk/nwk)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Minggu, 27/05/2012 00:50 WIB
Kapal Kargo di Pelabuhan Sunda Kelapa Terbakar
-
Sabtu, 26/05/2012 23:45 WIB
Keluarga Pramugari Henny Korban Sukhoi Dapat Santunan Rp 25 Juta
-
Sabtu, 26/05/2012 23:16 WIB
Satu Orang Tewas Tertimpa Pohon Akibat Angin Kencang di Medan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Sabtu, 26/05/2012 05:00 WIB
Pelaku Penembak Satpam IPB Sempat Beli Sandal Usai Tinggalkan Motor
-
Sabtu, 26/05/2012 10:59 WIB
Ini Sketsa Wajah Pelaku Penembakan 2 Satpam IPB
-
282 Komentar
-
234 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
