Badan Atom Dunia Kecam Pengayaan Nuklir Iran
Sabtu, 28/11/2009 01:15 WIB
Foto: Reuters
Vienna
Badan Energi Atom Dunia (IAEA) memutuskan untuk menegur Iran atas pengayaan uranium yang dilakukannya. Namun Iran menolak resolusi tersebut dan lebih menyebutnya sebagai 'intimidasi' yang akan meracuni negosiasi dengan dunia.
Resolusi IAEA ini adalah resolusi pertama yang menentang Iran dalam 4 tahun terakhir. Resolusi yang diputuskan oleh 35 negara dalam IAEA ini merupakan tanda penyebaran peringatan atas kegagalan Iran menepis ketakutan dunia terhadap pengayaan nuklir yang tersembunyi.
Seperti diberitakan Reuters, Jumat (27/11/2009), Menteri Luar Negeri Rusia mendorong Iran untuk menanggapi resolusi dengan penuh keseriusan dan meyakinkan IAEA untuk bisa bekerja sama dengan baik.
Selain mendapat dukungan dari Rusia, resolusi juga didukung oleh China. Dukungan kedua negara tersebut merupakan hal penting untuk kesuksesan menekan Iran untuk mengekang aktivitas nuklirnya.
Duta Besar Iran Ali Asghar Soltanieh mengatakan negaranya akan mengabaikan resolusi tersebut.
"Negara besar Iran tidak akan pernah tunduk dari tekanan dan intimidasi yang berhadapan langsung dengan hak penuh atas pemakaian energi nuklir untuk tujuan damai," kata Soltanieh.
"Kami tidak akan melakukan sepatah kata pun dari resolusi karena ini merupakan isyarat dorongan politik melawan bangsa Iran," cetusnya.
(lrn/lrn)
Resolusi IAEA ini adalah resolusi pertama yang menentang Iran dalam 4 tahun terakhir. Resolusi yang diputuskan oleh 35 negara dalam IAEA ini merupakan tanda penyebaran peringatan atas kegagalan Iran menepis ketakutan dunia terhadap pengayaan nuklir yang tersembunyi.
Seperti diberitakan Reuters, Jumat (27/11/2009), Menteri Luar Negeri Rusia mendorong Iran untuk menanggapi resolusi dengan penuh keseriusan dan meyakinkan IAEA untuk bisa bekerja sama dengan baik.
Selain mendapat dukungan dari Rusia, resolusi juga didukung oleh China. Dukungan kedua negara tersebut merupakan hal penting untuk kesuksesan menekan Iran untuk mengekang aktivitas nuklirnya.
Duta Besar Iran Ali Asghar Soltanieh mengatakan negaranya akan mengabaikan resolusi tersebut.
"Negara besar Iran tidak akan pernah tunduk dari tekanan dan intimidasi yang berhadapan langsung dengan hak penuh atas pemakaian energi nuklir untuk tujuan damai," kata Soltanieh.
"Kami tidak akan melakukan sepatah kata pun dari resolusi karena ini merupakan isyarat dorongan politik melawan bangsa Iran," cetusnya.
(lrn/lrn)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 13:40 WIB
Jelang Pilkada DKI, Alex Noerdin Diangkat Jadi Dewan Kehormatan MKGR
-
Minggu, 27/05/2012 13:38 WIB
Polisi: Konser Lady Gaga Hanya Kurang Izin dari Dinas Pariwisata
-
Minggu, 27/05/2012 13:23 WIB
Komisi III DPR: Konser Lady Gaga Batal Terganjal Persyaratan
-
Minggu, 27/05/2012 13:20 WIB
Polisi Bantu Promotor Amankan Refund Tiket Konser Lady Gaga
-
Minggu, 27/05/2012 13:18 WIB
Andi Nurpati Soal Grasi Corby: SBY Tak Langgar UU, Tak Layak Disoal
-
Minggu, 27/05/2012 12:45 WIB
Kisah Hasidah di Pulau Terluar Indonesia, 1 Rumah 2 Negara
-
Minggu, 27/05/2012 11:14 WIB
Konser Lady Gaga Batal!
-
Minggu, 27/05/2012 11:40 WIB
Konser Batal, Refund Tiket Lady Gaga 100 Persen
-
Minggu, 27/05/2012 11:57 WIB
Promotor: Konser Lady Gaga Pindah ke Bali Adalah Mustahil
-
525 Komentar
-
288 Komentar
-
254 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
