Detik.com News
Detik.com
Jumat, 27/11/2009 21:44 WIB

Andi Mallarangeng Ingin Pelajari Teknik Diplomasi JK

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Andi Mallarangeng Ingin Pelajari Teknik Diplomasi JK
Makassar - Kedatangan Menpora yang juga Ketua DPP Partai Demokrat, Andi Alfian Mallarangeng, di kediaman mantan Wapres Jusuf Kalla, Jl Haji Bau No 16, Makassar (27/11/2009), selain bermaksud bersilaturahmi dengan JK, ternyata Andi juga ingin mempelajari teknik berdiplomasi JK.

Hal tersebut disampaikan Andi usai bertemu dengan JK selama satu setengah jam, yang juga ditemani oleh dua adiknya yakni Choel Mallarangeng dan Rizal Mallarangeng.

"Saya ingin belajar dari beliau bagaimana berdiplomasi dan cara bernegosiasi dalam perundingan-perundingan internasional," ujar Andi yang memakai batik cokelat.

Selain itu, dalam pertemuannya dengan JK, Andi juga sempat mendiskusikan persoalan di negeri ini, terutama soal krisis listrik nasional dan pengalaman JK dalam mengelola roda pemerintahan.

Andi juga membantah kedatangan dirinya untuk mendiskusikan skandal bailout Bank Century bersama JK. "Tidak ada itu, kedatangan saya hanya silaturahmi Lebaran, saya juga tidak diutus oleh Presiden untuk hal itu," pungkas Andi.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(mna/lrn)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%