detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 03:02 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 26/11/2009 16:29 WIB

Hindari Bentrokan Warga, Jalan Pintas di Manggarai Jaksel Ditutup

E Mei Amelia R - detikNews
Jakarta - Jalan pintas yang menghubungkan Stasiun Manggarai dengan Terminal Manggarai, Jakarta Selatan kini ditutup. Hal ini dilakukan guna mencegah tawuran antar warga Jalan Bhakti dan Jalan Tambak.

"Sebagai solusi untuk mensterilkan kawasan tersebut karena rawan tawuran yang sering berlangsung sejak beberapa tahun lalu," kata Kapolsek Tebet Kompol Yopie Sepang dalam Pusat Komunikasi dan Informasi Polda Metro, Kamis (26/11/2009).

Pentutupan jalan tersebut sudah dilakukan sejak seminggu lalu. Warga yang hendak melintasi kawasan tersebut, kini harus melewati underpass yang jaraknya lebih jauh dan gelap karena minimnya penerangan.

Aparat Polsek Tebet mengaku telah berkali-kali memberikan himbauan dan pengarahan ke dua belah pihak. Namun, hal itu tidak pernah digubris.

Terakhir, kedua kelompok warga melakukan tawuran beberapa bulan lalu. Dalam peristiwa itu, seorang ibu menjadi korban akibat terkena lemparan batu dari salah satu kelompok.

Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(mei/ndr)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
84%
Kontra
16%