Detik.com News
Detik.com

Kamis, 26/11/2009 16:29 WIB

Hindari Bentrokan Warga, Jalan Pintas di Manggarai Jaksel Ditutup

E Mei Amelia R - detikNews
Jakarta - Jalan pintas yang menghubungkan Stasiun Manggarai dengan Terminal Manggarai, Jakarta Selatan kini ditutup. Hal ini dilakukan guna mencegah tawuran antar warga Jalan Bhakti dan Jalan Tambak.

"Sebagai solusi untuk mensterilkan kawasan tersebut karena rawan tawuran yang sering berlangsung sejak beberapa tahun lalu," kata Kapolsek Tebet Kompol Yopie Sepang dalam Pusat Komunikasi dan Informasi Polda Metro, Kamis (26/11/2009).

Pentutupan jalan tersebut sudah dilakukan sejak seminggu lalu. Warga yang hendak melintasi kawasan tersebut, kini harus melewati underpass yang jaraknya lebih jauh dan gelap karena minimnya penerangan.

Aparat Polsek Tebet mengaku telah berkali-kali memberikan himbauan dan pengarahan ke dua belah pihak. Namun, hal itu tidak pernah digubris.

Terakhir, kedua kelompok warga melakukan tawuran beberapa bulan lalu. Dalam peristiwa itu, seorang ibu menjadi korban akibat terkena lemparan batu dari salah satu kelompok.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(mei/ndr)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
95%
Kontra
5%