Cegah Masuk Angin, Pengusung Angket Century Minta Disadap
Kamis, 26/11/2009 14:17 WIB
Jakarta
Pengusung Hak Angket Century minta diawasi ketat oleh semua pihak. Bahkan mereka meminta setiap pembicaraannya dipantau dan disadap supaya ketahuan siapa yang 'masuk angin.'
"Kami mita benar-benar diawasi kalau perlu sadap kami. Kita melihat bahwa banyak pihak membuat panitia ini 'masuk angin'. Ini harus kita cegah," kata pengusung angket Century dari FPDIP Maruarar Sirait dalam pertemuan antara Kompak dengan Pengusung Angket Century di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (26/11/2009).
Jika tanpa pengawasan, Ara demikian disapa, khawatir panitia angket nanti akan masuk angin. Bila itu terjadi, maka apa yang menjadi tujuan pembentukan panitia angket tidak terealisasi. "Saya yakin akan masuk angin," keluh Ara was-was.
Menurut Ara, setiap anggota DPR seharusnya bekerja maksimal dalam menggalang angket Century. Anggaplah ini upaya perbaikan citra DPR di mata rakyat.
"Ini kesempatan DPR bertaubat. Sangat tidak dipercaya rakyat. Jangan kalau meningkatkan gaji kita mau, tapi untuk menggunakan wewenang kita tidak mau," harap Ara.
Sama dengan Ara, Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Golkar Bambang Susatyo juga khawatir ada apa-apa di panitia Angket Century. Datangnya partai penguasa sebagai pendukung Angket Century membuat dia khawatir.
"Kami khawatir adanya gerakan yang sudah mulai terlihat nyata. Ketika upaya mereka, partai penguasa, membendung hak angket gagal, maka strategi mereka berikutnya adalah membajak kepemimpinan Pansus Angket," keluh Bambang.
(van/asy)
"Kami mita benar-benar diawasi kalau perlu sadap kami. Kita melihat bahwa banyak pihak membuat panitia ini 'masuk angin'. Ini harus kita cegah," kata pengusung angket Century dari FPDIP Maruarar Sirait dalam pertemuan antara Kompak dengan Pengusung Angket Century di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (26/11/2009).
Jika tanpa pengawasan, Ara demikian disapa, khawatir panitia angket nanti akan masuk angin. Bila itu terjadi, maka apa yang menjadi tujuan pembentukan panitia angket tidak terealisasi. "Saya yakin akan masuk angin," keluh Ara was-was.
Menurut Ara, setiap anggota DPR seharusnya bekerja maksimal dalam menggalang angket Century. Anggaplah ini upaya perbaikan citra DPR di mata rakyat.
"Ini kesempatan DPR bertaubat. Sangat tidak dipercaya rakyat. Jangan kalau meningkatkan gaji kita mau, tapi untuk menggunakan wewenang kita tidak mau," harap Ara.
Sama dengan Ara, Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Golkar Bambang Susatyo juga khawatir ada apa-apa di panitia Angket Century. Datangnya partai penguasa sebagai pendukung Angket Century membuat dia khawatir.
"Kami khawatir adanya gerakan yang sudah mulai terlihat nyata. Ketika upaya mereka, partai penguasa, membendung hak angket gagal, maka strategi mereka berikutnya adalah membajak kepemimpinan Pansus Angket," keluh Bambang.
(van/asy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Rabu, 16/05/2012 23:10 WIB
Pengunggah Foto Palsu: Jadi Tersangka Sangat Tidak Menyenangkan
-
Rabu, 16/05/2012 22:04 WIB
Pesan Waisak SBY: Berikan Pencerahan yang Bijak dan Mencerdaskan
-
Rabu, 16/05/2012 22:02 WIB
Aktifitas Meningkat, Gunung Lokon Kembali Masuk Fase Kritis
-
Rabu, 16/05/2012 21:58 WIB
Polisi Jaga Ketat Ruang Rawat John Kei di RS Polri
-
Rabu, 16/05/2012 21:35 WIB
Mobil Soluna Terbakar di Pintu Keluar Tol Tegal Parang
-
Rabu, 16/05/2012 21:13 WIB
Karyawan Trans Corp Menggelar Salat Gaib untuk Ismi dan Aditya
-
Rabu, 16/05/2012 21:32 WIB
Kapolri Tegaskan Konser Lady Gaga Masih Dievaluasi
-
Rabu, 16/05/2012 20:46 WIB
Hari Ke-8 Evakuasi, 32 Kantong Jenazah Sudah Dikirim ke RS Polri Kramatjati
-
Rabu, 16/05/2012 21:58 WIB
Polisi Jaga Ketat Ruang Rawat John Kei di RS Polri
-
363 Komentar
-
307 Komentar
-
275 Komentar
-
264 Komentar
Lapsus
Index »
-
Selasa, 15/05/2012 08:57 WIB
Yang Mistis & Yang Ilmiah di Gunung Salak
-
Senin, 14/05/2012 09:10 WIB
Sukhoi Maut & Misteri Gunung Salak
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,771.000
- Rp 472.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



_(baru).gif)


(2).gif)

.gif)
