SBY Harus Tindak Jaksa Agung dan Kapolri yang Membangkang
Kamis, 26/11/2009 12:38 WIB
Terkait
Jakarta
Presiden SBY diminta melakukan tindakan tegas terhadap Jaksa Agung Hendarman Supandji dan Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri. Keduanya telah mengabaikan perintah Presiden untuk segera menghentikan kasus Chandra Hamzah dan Bibit Samad Rianto.
"Kami mengingatkan jika perintah SBY untuk menyelesaikan kasus Chandra dan Bibit di luar pengadilan tidak digubris, maka telah terjadi pembangkangan," kata mantan anggota DPD Marwan Batubara.
Hal tersebut ia sampaikan mewakili Komite Penyelamat Kekayaan Negara (KPKN) di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Kamis (26/11/2009). Datang bersama Marwan, Ade Daud Nasution dan Adhie Massardi.
Marwan menambahkan, jika Presiden tidak segera menindak jaksa agung dan Kapolri, berarti telah terjadi sandiwara besar dalam penyelesaian kasus Chandra dan Bibit. Padahal dalam pidatonya, SBY sudah jelas meminta kasus tersebut dihentikan.
"Kami juga meminta Bibit dan Chandra segera dikembalikan ke KPK," tegasnya.
Selain itu, Marwan juga menyampaikan tuntutannya agar KPK secara tegas mengusut skandal Bank Century (kini Bank Mutiara). Termasuk mengimbau PPATK agar membuka aliran dana Century dalam laporan auditnya.
"Laporan BPK harus segera ditindaklanjuti oleh KPK demi penuntasan skandal Century ini," tutupnya. (mad/nrl)
"Kami mengingatkan jika perintah SBY untuk menyelesaikan kasus Chandra dan Bibit di luar pengadilan tidak digubris, maka telah terjadi pembangkangan," kata mantan anggota DPD Marwan Batubara.
Hal tersebut ia sampaikan mewakili Komite Penyelamat Kekayaan Negara (KPKN) di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Kamis (26/11/2009). Datang bersama Marwan, Ade Daud Nasution dan Adhie Massardi.
Marwan menambahkan, jika Presiden tidak segera menindak jaksa agung dan Kapolri, berarti telah terjadi sandiwara besar dalam penyelesaian kasus Chandra dan Bibit. Padahal dalam pidatonya, SBY sudah jelas meminta kasus tersebut dihentikan.
"Kami juga meminta Bibit dan Chandra segera dikembalikan ke KPK," tegasnya.
Selain itu, Marwan juga menyampaikan tuntutannya agar KPK secara tegas mengusut skandal Bank Century (kini Bank Mutiara). Termasuk mengimbau PPATK agar membuka aliran dana Century dalam laporan auditnya.
"Laporan BPK harus segera ditindaklanjuti oleh KPK demi penuntasan skandal Century ini," tutupnya. (mad/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 13:40 WIB
Jelang Pilkada DKI, Alex Noerdin Diangkat Jadi Dewan Kehormatan MKGR
-
Minggu, 27/05/2012 13:38 WIB
Polisi: Konser Lady Gaga Hanya Kurang Izin dari Dinas Pariwisata
-
Minggu, 27/05/2012 13:23 WIB
Komisi III DPR: Konser Lady Gaga Batal Terganjal Persyaratan
-
Minggu, 27/05/2012 13:20 WIB
Polisi Bantu Promotor Amankan Refund Tiket Konser Lady Gaga
-
Minggu, 27/05/2012 13:18 WIB
Andi Nurpati Soal Grasi Corby: SBY Tak Langgar UU, Tak Layak Disoal
-
Minggu, 27/05/2012 12:45 WIB
Kisah Hasidah di Pulau Terluar Indonesia, 1 Rumah 2 Negara
-
Minggu, 27/05/2012 11:14 WIB
Konser Lady Gaga Batal!
-
Minggu, 27/05/2012 11:40 WIB
Konser Batal, Refund Tiket Lady Gaga 100 Persen
-
Minggu, 27/05/2012 11:57 WIB
Promotor: Konser Lady Gaga Pindah ke Bali Adalah Mustahil
-
525 Komentar
-
288 Komentar
-
254 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
