KPK: Pengaturan Soal Penyadapan Tidak Harus Membatasi
Kamis, 26/11/2009 08:44 WIB
Jakarta
Rencana Menteri Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring yang ingin membatasi penyadapan melalui Peraturan Pemerintah (PP) perlu dikaji ulang. Pengaturan kembali soal kewenangan penyadapan KPK tidak harus membatasinya.
"Pengaturan ulang penyadapan tidak harus berbentuk pembatasan," kata Plt Wakil Ketua KPK Bidang Penindakan Mas Achmad Santosa melalui pesan singkat kepada detikcom, Kamis (26/11/2009).
Menurut pria yang biasa dipanggil Ota ini, kewenangan penyadapan yang dimiliki KPK saat ini sudah tepat. KPK sebagai lembaga extraordinary memang selayaknya memiliki kewenangan yang khusus.
"Sifat extraordinary pemberantsaan korupsi yang melekat pada kewenangan KPK harus dipertahankan kalau korupsi mau diberantas secara sungguh-sungguh," jelasnya.
Ota menjelaskan, mestinya seluruh pihak mendukung posisi KPK agar tetap menjadi kuat. "Adalah kewajiban seluruh komponen bangsa ini untuk menjaga dan merawat KPK agar KPK tetap kuat karena biar bagaimanapun KPK adalah kebanggan dan etalase bangsa," imbuhnya.
Pria berkumis ini yakin, pemerintahan SBY tidak akan membatasi kewenangan KPK soal penyadapan. Jika tetap dibatasi, maka upaya pemerintah untuk melakukan upaya pemberantasan korupsi akan kontraproduktif.
"Saya kira kebijakan menteri Tifatul tidak akan bertentangan dengan strategi nasional pemberantasan korupsi yang akan diluncurkan Presiden di hari antikorupsi sedunia Desember yang orientasinya justru pada penguatan KPK," tutupnya.
Niat Tifatul bermaksud mengatur penyadapan disampaikan dalam Raker dengan Komisi I hari Senin (23/11) lalu. Tujuan pengaturan adalah untuk melindungi HAM. Dia mengusulkan ada lembaga di bawah Depkominfo yang melakukan penyadapan dan lembaga hukum bisa meminta jasa lembaga itu lewat pengadilan setelah menemukan ada indikasi korupsi pada seseorang. (ape/nrl)
"Pengaturan ulang penyadapan tidak harus berbentuk pembatasan," kata Plt Wakil Ketua KPK Bidang Penindakan Mas Achmad Santosa melalui pesan singkat kepada detikcom, Kamis (26/11/2009).
Menurut pria yang biasa dipanggil Ota ini, kewenangan penyadapan yang dimiliki KPK saat ini sudah tepat. KPK sebagai lembaga extraordinary memang selayaknya memiliki kewenangan yang khusus.
"Sifat extraordinary pemberantsaan korupsi yang melekat pada kewenangan KPK harus dipertahankan kalau korupsi mau diberantas secara sungguh-sungguh," jelasnya.
Ota menjelaskan, mestinya seluruh pihak mendukung posisi KPK agar tetap menjadi kuat. "Adalah kewajiban seluruh komponen bangsa ini untuk menjaga dan merawat KPK agar KPK tetap kuat karena biar bagaimanapun KPK adalah kebanggan dan etalase bangsa," imbuhnya.
Pria berkumis ini yakin, pemerintahan SBY tidak akan membatasi kewenangan KPK soal penyadapan. Jika tetap dibatasi, maka upaya pemerintah untuk melakukan upaya pemberantasan korupsi akan kontraproduktif.
"Saya kira kebijakan menteri Tifatul tidak akan bertentangan dengan strategi nasional pemberantasan korupsi yang akan diluncurkan Presiden di hari antikorupsi sedunia Desember yang orientasinya justru pada penguatan KPK," tutupnya.
Niat Tifatul bermaksud mengatur penyadapan disampaikan dalam Raker dengan Komisi I hari Senin (23/11) lalu. Tujuan pengaturan adalah untuk melindungi HAM. Dia mengusulkan ada lembaga di bawah Depkominfo yang melakukan penyadapan dan lembaga hukum bisa meminta jasa lembaga itu lewat pengadilan setelah menemukan ada indikasi korupsi pada seseorang. (ape/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 01:20 WIB
Polsek Duren Sawit Gelar Razia, 14 Pelajar Hendak Tawuran Diamankan
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
Minggu, 27/05/2012 00:50 WIB
Kapal Kargo di Pelabuhan Sunda Kelapa Terbakar
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tewas Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 00:58 WIB
Gempa 5,0 SR Guncang Bengkulu
-
282 Komentar
-
234 Komentar
-
215 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
