detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Rabu, 16/04/2014 18:42 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 25/11/2009 20:11 WIB

Laporan dari Makkah

Angin Kencang Robohkan Tenda Jamaah

M. Rizal Maslan - detikNews
Hujan di Makkah/M Rizal Maslan
Makkah - Hujan lebat landa kota Makkah. Akibatnya, perjalanan jamaah haji menuju Mina dan Arafah terhambat. Bahkan, karena tiupan angin kencang sejumlah tenda pemondokan roboh.

Menurut informasi yang dihimpun detikcom dari para petugas haji di Arafah dan Mina, banyak tenda-tenda milik jamaah calon haji, termasuk Indonesia yang roboh tertiup angin dan hujan yang lebat. Sehingga pergerakan jamaah calon haji terhambat.

Kondisi yang parah juga terjadi di Jeddah, di kawasan Sulaimaniayah, Jeddah menuju Makkah arus lalu lintas terputus akibat air yang menggenang setinggi dada orang dewasa. Akibatnya, banyak kendaraan calon jamaah yang akhirnya terpaksa berbalik arah, untuk menunggu sampai hujan reda.

Sampai berita ini diturunkan, hujan sudah mulai reda, khususnya di kawasan Arafah, Mina dan Makkah. Namun angin kencang masih terjadi dan udara pun semakin dingin.

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(zal/ape)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
92%
Kontra
8%