Detik.com News
Detik.com

Rabu, 25/11/2009 20:11 WIB

Laporan dari Makkah

Angin Kencang Robohkan Tenda Jamaah

M. Rizal Maslan - detikNews
Angin Kencang Robohkan Tenda Jamaah  Hujan di Makkah/M Rizal Maslan
Makkah - Hujan lebat landa kota Makkah. Akibatnya, perjalanan jamaah haji menuju Mina dan Arafah terhambat. Bahkan, karena tiupan angin kencang sejumlah tenda pemondokan roboh.

Menurut informasi yang dihimpun detikcom dari para petugas haji di Arafah dan Mina, banyak tenda-tenda milik jamaah calon haji, termasuk Indonesia yang roboh tertiup angin dan hujan yang lebat. Sehingga pergerakan jamaah calon haji terhambat.

Kondisi yang parah juga terjadi di Jeddah, di kawasan Sulaimaniayah, Jeddah menuju Makkah arus lalu lintas terputus akibat air yang menggenang setinggi dada orang dewasa. Akibatnya, banyak kendaraan calon jamaah yang akhirnya terpaksa berbalik arah, untuk menunggu sampai hujan reda.

Sampai berita ini diturunkan, hujan sudah mulai reda, khususnya di kawasan Arafah, Mina dan Makkah. Namun angin kencang masih terjadi dan udara pun semakin dingin.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(zal/ape)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%