Masih Diproses Kejagung, Pengunduran Diri Ritonga Belum Dikirim ke SBY
Rabu, 25/11/2009 18:27 WIB
Abdul Hakim Ritonga
Jakarta
Kejaksaan Agung (Kejagung) masih memproses pengunduran diri yang diajukan oleh mantan Wakil Jaksa Agung Abdul Hakim Ritonga. Ritonga menyerahkan surat pengunduran diri secara tertulis pada 5 November yang lalu.
"Iya, (Jaksa Agung) menerima permohonan untuk diteruskan. Diteruskannya itu nanti masih dalam proses. Jadi belum dikirim ke presiden," kata Kapuspenkum Kejagung, Didiek Darmanto di kantornya, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Rabu (25/11/2009).
Menurut Didiek, untuk mengisi kekosongan jabatan yang ditinggalkan Ritonga, Kejagung telah menunjuk Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan Darmono sebagai pelaksana tugas. "Intinya tahapannya masih dalam proses," terang Didiek.
"Berarti perintah presiden untuk reposisi tidak dijalankan dong, Pak? Kok belum dibahas?" tanya wartawan.
"Yang mana? Pembenahan yang mana dulu? Jauh sebelumnya sudah diajukan permohonan (pengunduran diri). Kan sekarang masih dalam proses," kelit mantan Wakajati Jawa Timur tersebut.
Didiek meminta masyarakat tidak memojokkan kejaksaan dengan isu reposisi di lembaga penegak hukum tersebut. Sebab, saat ini kinerja korps adhyaksa normal-normal saja. Ritonga sendiri hanya disebut namanya dalam pembicaraan Anggodo Widjojo yang diduga berisi rekayasa kasus KPK.
"Hanya kebetulan saja Pak Ritonga disebut, tapi Pak Ritonga sudah klarifikasi 4 kali. Itu sudah cukup. Tidak ada rekayasa," pungkasnya.
(irw/iy)
"Iya, (Jaksa Agung) menerima permohonan untuk diteruskan. Diteruskannya itu nanti masih dalam proses. Jadi belum dikirim ke presiden," kata Kapuspenkum Kejagung, Didiek Darmanto di kantornya, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Rabu (25/11/2009).
Menurut Didiek, untuk mengisi kekosongan jabatan yang ditinggalkan Ritonga, Kejagung telah menunjuk Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan Darmono sebagai pelaksana tugas. "Intinya tahapannya masih dalam proses," terang Didiek.
"Berarti perintah presiden untuk reposisi tidak dijalankan dong, Pak? Kok belum dibahas?" tanya wartawan.
"Yang mana? Pembenahan yang mana dulu? Jauh sebelumnya sudah diajukan permohonan (pengunduran diri). Kan sekarang masih dalam proses," kelit mantan Wakajati Jawa Timur tersebut.
Didiek meminta masyarakat tidak memojokkan kejaksaan dengan isu reposisi di lembaga penegak hukum tersebut. Sebab, saat ini kinerja korps adhyaksa normal-normal saja. Ritonga sendiri hanya disebut namanya dalam pembicaraan Anggodo Widjojo yang diduga berisi rekayasa kasus KPK.
"Hanya kebetulan saja Pak Ritonga disebut, tapi Pak Ritonga sudah klarifikasi 4 kali. Itu sudah cukup. Tidak ada rekayasa," pungkasnya.
(irw/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 25/05/2012 23:10 WIB
Api Lahap SD di Kebon Jeruk, 25 Unit Pemadam Kebakaran Dikerahkan
-
Jumat, 25/05/2012 22:07 WIB
Jika di Posisi SBY, Mahfud MD Tak akan Berikan Grasi untuk Corby
-
Jumat, 25/05/2012 21:41 WIB
Longsor di Gunung Gede Bogor, 8 Penambang Tewas Tertimbun
-
Jumat, 25/05/2012 21:23 WIB
Kejagung Janji Putuskan Nasib Sisminbakum Pekan Depan
-
Jumat, 25/05/2012 20:30 WIB
Komisi II akan Minta Penjelasan Kemendagri Soal Kematian Praja IPDN
-
Jumat, 25/05/2012 12:58 WIB
Ruhut: Selamat dari Insiden Ternate, Anas Harus Berterimakasih kepada Ibas
-
Jumat, 25/05/2012 11:56 WIB
Hotman Paris Anggap Menggelikan Henry Yosodiningrat Gugat Grasi Corby
-
Jumat, 25/05/2012 07:19 WIB
Mabes Janji Usut Porsche Cayenne Berpelat Nomor TNI
-
Jumat, 25/05/2012 13:53 WIB
Dicatut Website Jokowi-Basuki, Najwa Shihab Layangkan Protes
-
275 Komentar
-
242 Komentar
-
234 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
